Menu

Mode Gelap
1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden

PAPUA BARAT · 11 Jan 2023 14:42 WIT

Banyak Masalah Mencuat Saat Sidak Penjabat Gubernur Waterpauw dan TPID di Pasar Ikan Sanggeng


 Banyak Masalah Mencuat Saat Sidak Penjabat Gubernur Waterpauw dan TPID di Pasar Ikan Sanggeng Perbesar

MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan sidak pada sejumlah lokasi. Pada titik awal Penjabat Gubernur telah menyerap banyak permasalahan yang sekian lama dihadapi para nelayan dan pedagang pasar ikan Sanggeng.

Tiba sekira pukul 11.20 WIT, Penjabat Gubernur lebih dulu mengunjungi pabrik es balok dan mengecek secara spesifik faktor penyebab sehingga produksi terbengkalai belasan tahun lamanya. Ketua Himpunan Nelayan seluruh indonesia ( HSNI) Papua Barat, Ferry Auparay telah membangun diskusi dan menyampaikan saran sebagai upaya mendukung pertumbuhan perikanan di Manokwari.

“Bapak kita harus punya pabrik es yang bagus dan Cold Storage. Perbandingan kita dengan Jayapura, kita bisa lebih baik hanya karena disini pengelolaan belum tertata baik. Demikian juga Kabupaten Fakfak dan Kaimana, saya sudah komunikasi tetapi pemerintah terkendala soal biaya,” Jelasnya.

Kemudian bergeser ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) dan ditemui langsung penanggungjawab Hana Makalpessy/Karubaba.

Hana mengakui setiap bulan pihaknya mendapat kuota bahan bakar pertalite subsidi bagi dan disalurkan kepada nelayan sebanyak 100 Kiloliter dan untuk jenis Solar 20 Kiloliter. Realitanya tidak cukup, oleh sebab itu dirinya meminta kepada Penjabat Gubernur untuk memberikan perhatian komunikasi pihak terkait untuk membicarakan permasalahan yang dihadapi.

“Kalau Pertalite kurang, kita mungkin minta bisa tambah 30 sampai 40, terus Solar ini bisa tambah jadi 25 supaya saya bisa atur satu minggu bisa tiga kali masuk,” Urai Hana.

Selanjutnya Penjabat Gubernur meninjau Kantor Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan mengecek kelengkapan sarana prasarana.

Selain itu Pemilik Kapal penampung ikan Jaya Samudera 14 yang biasanya beroperasi di perairan Manokwari, Selfiana Malibela disambangi dan langsung berdiskusi dengan Penjabat Gubernur tepat diatas kapalnya. Dirinya mengakui hasil tangkapan yang biasanya didapat yakni ikan Tuna dan ikan merah.

Penjabat Gubernur bersama rombongan kemudian memantau transaksi jula beli di Pasar Ikan Sanggeng. Koordinator, Elli Msen mengakui periode 2022 menuju 2023 harga ikan cenderung lebih mahal dari tahun sebelumnya.

“Kita kebutuhan ikan merah di Manokwari biasanya per hari 300 sampai 400 kilo, sementara kakap putih 200an. Kita Volume terbesar rata-rata disini Tuna biasa keadaan begini bisa masuk 3-4 ton,” Tandasnya.

Penjabat Gubernur turut menjajaki satu persatu tempat jualan dan membeli sejumlah jenis ikan dan cumi. Para pedagang mengucapkan terimakasih atas kunjungan Gubernur yang turun langsung ke pasar mengecek kondisi terupdate di lapangan. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT