Menu

Mode Gelap
1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden

PAPUA BARAT · 10 Jan 2023 14:39 WIT

Penjabat Gubernur Papua Barat Laporan Sejumlah Poin Kepada Panglima TNI dan Kapolri


 Penjabat Gubernur Papua Barat Laporan Sejumlah Poin Kepada Panglima TNI dan Kapolri Perbesar

MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si telah memaparkan sejumlah poin penting saat kunjungan kerja Panglima TNI, Kapolri beserta jajaran, bertempat di Aula Makodam XVIII Kasuari, Selasa (10/1/2022).

Penjabat Gubernur Waterpauw mengatakan
terkait kebijakan pencabutan PPKM diturunkan dari pusat dan upaya peningkatan vaksinasi di daerah. Pasalnya Papua Barat merupakan salah satu daerah dengan cakupan vaksinasi rendah.

Hal tersebut kata Pj. Gubernur disebabkan pada beberapa faktor, diantaranya kesadaran masyarakat dan informasi tidak benar sehingga membuat masyarakat menjadi takut.

“Kami laporkan kepada Bapak Kapolri dan Panglima vaksinasi kami disini belum maksimal. Isu juga berkembang sejalan vaksinasi akan mendapatkan ini, itu dan sebagainya. Tugas kami terus lakukan upaya dengan berbagai cara pendekatan hubungan komunikasi dalam rangka meningkatkan hasil vaksinasi,” Jelasnya.

Dilaporkan juga di wilayah di Papua barat masih didominasi oleh kaum laki-laki laki sebesar 52,65 persen dan perempuan 47,35 persen. Disamping itu laju pertumbuhan penduduk sampai sekarang masih tergabung dengan Papua Barat Daya, rata-rata 1,50, ada pula pertumbuhan rumah tangga miskin dan rumah tangga tidak miskin. Dilanjutkan dengan laporan kondisi terkini kasus covid-19 di Papua Barat.

Penjabat Gubernur Waterpauw juga mengungkapkan saat ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi terhadap undang-undang otonomi khusus bagi Papua Barat. Hal tersebut penting karena merupakan kebijakan pemerintah dan negara dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dengan tepat sasaran.

“Kami terus melakukan upaya dialog maupun pertemuan langsung dengan masyarakat,” Terangnya.

“Terakhir kami terus upaya menyatakan kepada publik mendukung otonomi baru.
Jadi ketika saudara kita di Papua menolak Otsus, kami di Papua Barat mendukung. Kami sebagai anak manis, taat dan saat minta pemerintah mendengar dan menyetujuinya,” Tandas Penjabat Gubernur Waterpauw.

Penjabat Gubernur Papua Barat juga menyerahkan cinderamata kepala Panglima TNI dan Kapolri. Secara bergantian Panglima TNI dan Kapolri turut memberikan cinderamata kepada pemerintah Papua Barat. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT