Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 14 Mar 2023 14:41 WIT

Buka Konferensi IV PWI Fakfak, Bupati Untung Tamsil Minta Pers Jadi Filter Informasi Hoax di Masyarakat


 Buka Konferensi IV PWI Fakfak, Bupati Untung Tamsil Minta Pers Jadi Filter Informasi Hoax di Masyarakat Perbesar

FAKFAK – Bupati Fakfak Untung Tamsil membuka Konferensi IV Persatuan Wartawan Indonesia Fakfak, Selasa (14/3/2023) di Grand Papua Hotel. Dalam kesempatan itu, ia menitip sejumlah pesan kepada insan pers.

“Sesuai tema soliditas menjaga kemerdekaan pers, sangat bermakna dengan tantangan yang besar ke depan. Kolaborasi pers dengan pemerintah dan pihak lain untuk mendukung pembangunan,” sebutnya.

Bupati juga menyebut konferensi sebagai bagian dari momentum dan sejarah perjalanan pers di Fakfak, dengan proses pembangunan yang sedang berjalan.

Ia membenarkan progres pembangunan berkelanjutan di daerah ini membutuhkan peran pers dalam hal pemberitaan. Begitu juga kritikan yang dinilai sebagai input kepada pemerintah.

“Sekarang jaman digitalisasi, masyarakat di kampung pun mengikuti perkembangan informasi melalui internet. Semua serba internet, pendidikan juga. Saya harap peran teman-teman jurnalis membantu pemerintah daerah,” harapnya.

Wartawan Fakfak diingatkan mengedepankan etika jurnalis sesuai UU Pers nomor 40 tahun 1999. Apalagi saat ini dinamika perkembangan arus informasi cukup pesat.

“Masyarakat saat ini paham akan hal itu. Peran pers sebagai filter informasi sangat diharapkan, membantu menciptakan kondisi daerah sekaligus mendukung kelancaran pembangunan,” paparnya.

Bupati tak lupa mengingatkan dinamika yang terus meningkat jelang pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024. Dalam hal ini, peran pers kembali dituntut ikut menciptakan kesejukkan arus informasi.

“Kehadiran PWI hendaknya mengedukasi dalam hal pembinaan organisasi wartawan. Hasil karya teman-teman di lapangan itu yang nanti menjadi informasi publik,” bebernya.

Ketua PWI Papua Barat Bustam membeberkan pengurus PWI sudah terbentuk di Bintuni, Manokwari Selatan, Kaimana, Sorong Raya dan juga Fakfak.

“Dalam perjalanannya tentu ada edukasi publik juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder terkait,” ucapnya.

PWI Fakfak diharapkan solid dan menjaga nama baik pers serta menjalin kerjasama dan tentu menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua PWI Fakfak Rico Letsoin mengaku konferensi menjadi momentum untuk membahas berbagai kepentingan kerja wartawan. Konferensi juga sekaligus untuk memilih kepengurusan baru PWI Fakfak periode 2023-2026. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT