MANOKWARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat menyelenggarakan Kick Off Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2023. Acara turut dihadiri Penjabat Sekda Papua Barat, Dance Sangkek,S.H.,MM, Senin (27/3/2023).
Atas nama pemerintah Papua Barat menyambut baik terhadap inisiasi yang digagas oleh Bank Indonesia. Dikatakan Pj. Sekda membahas pembangunan dan pelayanan jika dilakukan dengan pendekatan normatif harus dikawal.
Ini menjadi suatu aspek spiritual kehidupan dan memiliki nilai strategis. Tambah Sangkek pesan ini sangat luar biasa apalagi ada dalam momentum hari raya umat Muslim.
“Kanwil agama dan Pemda provinsi ajak saat menjelang hari raya, apa yang menjadi panggilan kita yang berkaitan dengan ekonomi hari ini, kita berhadapan dengan inflasi harus ada kapasitas untuk meresponi itu. kita sedang menjalani suatu fase ibadah puasa, kita memerangi nafsu kita supaya memberi respon terhadap kebersamaan,” Ujar Pj. Sekda Papua Barat saat menyampaikan sambutan mewakili Pj. Gubernur Waterpauw.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy mengajak semua pihak jaga semarak ramadhan sebagaimana diketahui menjelang hari raya kebutuhan rupiah juga meningkat. Kegiatan ini juga menjadi deklarasi Bank Indonesia hadir dalam seluruh tanggungjawabnya.
Melalui sinergi dan kolaborasi dengan 11 bank yang hadir di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, ketersediaan uang menjadi komitmen Bank Indonesia. Berdasarkan hasil analisis ada peningkatan kebutuhan uang rupiah dibandingkan tahun lalu, naik sekitar 32 persen, dan tahun ini 453 Miliar Rupiah. Bank Indonesia Papua Barat juga aktifkan khas keliling di beberapa titik diantaranya pasar Sanggeng, Wosi, mall bahkan instansi pemerintah.
“Mengantisipasi Ramadhan bersinergi dengan teman-teman Bank kita gas pol sehingga masyarakat dimana berada mendapatkan uang beredar sesuai kebutuhan mereka. Teman-teman bagaimana lebih dulu melakukan penukaran melalui aplikasi pintar,” Tambahnya.
Kakanwil Kemenag Provinsi Papua Barat, Luksen Jems Mayor menyebut seluruh jajaran bersama ketua MUI, Muhamadiyah, NU sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada BI telah mendorong partisipasi aktif. Pihaknya meyakini dengan amanah dan semangat yang ditandatangani dapat bermanfaat oleh masyarakat di Papua Barat.
“Kita harus pastikan bersama dan telah dengar arahan dari kepala BI, kita ingin pastikan bersama bahwa Ramadhan sebagaimana bukan bulan konsumtif dan belanja2 tetapi pastikan Ramadan sebagai bulan beribadah. Kita juga ingin pastikan hal yang sama dilakukan pada perayaan keagamaan lainnya agar inflasi dapat terkendali,” Tandasnya. (ACM)






















