Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 5 Feb 2024 18:51 WIT

BPS Rilis Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat dan PBD Tahun 2023 Sebesar 3,91 %


 BPS Rilis Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat dan PBD Tahun 2023 Sebesar 3,91 % Perbesar

MANOKWARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat merilis pertumbuhan ekonomi Papua Barat tahun 2023 tumbuh sebesar 3,91 %. Kondisi ini meningkat dibandingan pertumbuhan ekonomi dibtahun 2022 yang hanya sebesar 2.01 %.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Papua Barat Ir. Merry M.P dalam rilis yang digelar, Senin (5/2/2024).

Ia mengatakan pada tahun 2023, pilar ekonomi utama Papua Barat dan Papua Barat Daya adalah lapangan usaha induatri pengolahan dengan kontribusi sebesar 28,89 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa dengan kontribusi sebesar 59,46 persen.

” Laju pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dicapai oleh lapngan usaha jasa keuamgan dan asuransi sebesar 10,54 persen,” tutur Merry.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh ekspor barang dan jasa sebesar 28,13 persen.

Lanjut, Merry menambahkan perekonomian Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD) berdasarkan Produk Domestik Reguional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) mencapai Rp 97.675,84 miliar.

” Untuk Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp 64.964,02 miliar,” imbuhnya.

Sementara itu, perekonomian DOB Papua Barat tercatat tumbuh hingga 5,18 persen, sama halnya dengan PBD. Dimana lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi di Papua Barat adalah jasa keuangan dan asuransi sebesar 13,85 persen. 

Sedangkan untuk PBD, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah penyediaan akomodasi dan makan malam. Kemudian dari sisi pengeluaran, untuk kedua provinsi ini pertumnuhan tertinggi dicapai ileh pengeluaran konsumsi pemerintah masing-masing sebesar 13,88 persen (PB) dan 11,58 persen (PBD). 

” DOB Papua Barat tahun 2023 mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,18 persen (c-to-c), sedangkan Papua Barat Daya sebesar 1,82 persen (c-to-c),” tukasnya.(ACM)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

BI Papua Barat Padukan Data dan Pangan Lokal untuk Perkuat Pengendalian Inflasi

24 September 2026 - 15:21 WIT

Trending di PAPUA BARAT