Menu

Mode Gelap
Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw

PAPUA BARAT · 21 Jun 2026 17:32 WIT

Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional


 Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Perbesar

MANOKWARI – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengapresiasi transformasi Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, yang kini mampu menjadi tuan rumah perhelatan nasional, saat membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Jumat (20/6/2026).

Wapres mengungkapkan, dirinya pernah mengunjungi lokasi tersebut pada November tahun lalu ketika pembangunan RTP Borarsi masih berlangsung. Kini, kawasan yang sebelumnya masih dalam tahap pengerjaan telah bertransformasi menjadi ruang publik representatif untuk menyelenggarakan ajang berskala nasional.

“November tahun lalu saya pernah ke sini, ke lapangan ini. Saat itu masih proses pembangunan, tapi saya senang sekarang bisa difungsikan untuk event sebesar Pesparawi,” ujar Wapres.

Menurut Wapres, perubahan RTP Borarsi menjadi lokasi penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

“Pembangunan sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris. Itulah sebabnya pembangunan Papua jadi salah satu prioritas Bapak Presiden. Mulai dari pembangunan rumah sakit, sekolah rakyat, pasar, Trans Papua, MBG, kampung nelayan,” katanya.

Meski demikian, Wapres menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan dengan terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.

“Namun, dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di tanah Papua,” ucapnya.

Ketua Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV, Ali Baham Temongmere, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pesparawi menjadi bukti nyata toleransi dan moderasi beragama yang telah tumbuh dan berakar di Papua Barat.

“Ini bukan hanya slogan, tapi sebuah realitas,” ujarnya.

Menurut Ali Baham, semangat persaudaraan lintas agama tercermin dalam berbagai aspek penyelenggaraan acara, termasuk keterlibatan kelompok hadrah dari umat Islam dalam parade pembukaan. Ia juga menegaskan bahwa sejarah masuknya agama-agama di Papua menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan saling menghormati antarpemeluk agama.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga memperkuat perdamaian, persaudaraan, dan persatuan bangsa dari Tanah Papua.

Pesparawi Nasional XIV berlangsung pada 18–28 Juni 2026 dan diikuti oleh 5.434 peserta, tamu, dan penggembira dari 38 provinsi. Kegiatan ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu”.

Pada prosesi pembukaan dilakukan defile 43 kontingen dari 38 provinsi yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dalam semangat persaudaraan dan persatuan.

Pembukaan Pesparawi Nasional XIV ditandai dengan penabuhan tifa oleh Wapres didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan para Gubernur yang hadir malam itu.

Prosesi tersebut dilanjutkan dengan tiupan triton, pembukaan selubung maskot “Bit Sang Konduktor”, lagu Haleluya Agung, dan tarian tifa. Acara kemudian ditutup dengan lagu Tanah Papua yang dinyanyikan bersama seluruh hadirin dengan tangan kanan diletakkan di dada kiri sebagai simbol cinta dan penghormatan terhadap Tanah Papua. [Rilis Setwapres]

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Yacob Fonataba : 2.900 Peserta Pesparawi Dari 33 Provinsi Sudah Hadir di Manokwari

20 Juni 2026 - 06:59 WIT

Karnaval Budaya Semarakkan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

19 Juni 2026 - 21:07 WIT

Peserta Karnaval Budaya Antusias Meriahkan Semarak Pesparawi ke XIV.

19 Juni 2026 - 21:03 WIT

Kepala Bapenda Provinsi Papua Barat Jagokan Argentina Di Piala Dunia 2026

18 Juni 2026 - 22:43 WIT

Euforia Piala Dunia Diharapkan Tidak Ganggu Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV

18 Juni 2026 - 21:00 WIT

Tiba Di Manokwari, Kontingen Sumatera Barat Target Juara di Lima Kategori Lomba Pesparawi

17 Juni 2026 - 15:45 WIT

Trending di PAPUA BARAT