Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

PAPUA BARAT · 5 Mei 2022 12:24 WIT

Lestarikan Gerakan Membaca, KSM PB Buka Rumah Baca di Kabupaten Tambrauw


 Lestarikan Gerakan Membaca, KSM PB Buka Rumah Baca di Kabupaten Tambrauw Perbesar

TAMBRAUW – Komunitas Suka Membaca (KSM) adalah sekelompok anak muda dari berbagai latar belakang yang berbeda, mereka bergerak menghidupkan LITERASI di Tanah Papua.

Kali ini, Komunitas yang digawangi oleh Lamek Dowansiba kembali membuka Rumah Baca ke 34 di Distrik Mawabuan Kabupaten Tambrauw, Sabtu (30/4/2022).

Norman Tambunan Selaku Pembina KSM Papua Barat menyampaikan rasa bangga kepada anak-anak muda yang tetap aktif bergerak melestarikan gerakan pendidikan non Formal. 

” Hari ini saya bersama adik Lamek Dowansiba selaku Ketua KSM PB dan rekan-rekan KSM membuka secara Resmi Rumah Baca KSM PB yang ke 34 di distrik Mawabuan Kabupaten Tambrauw sekaligus memberikan secara simbolis bantuan peralatan sekolah dan bama bagi guru pengajar Rumah Baca” terang Norman.

Lanjut, Norman berharap Rumah Baca tersebur bisa bermanfaat dan menunjang Pendidikan anak-anak di luar Sekolah mengingat pentingnya Pendidikan bagi anak-anak generasi penerus bangsa. Namun sayangnya tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan seperti yang diinginkan.

“Bisa jadi karena keterbatasan ekonomi, jarak dan berbagai macam masalah sehingga menghambat perkembangan pendidikan sekolah anak anak kita” imbuhnya.

Pendidikan informal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal. Pendidikan ini dapat diakses atau dilaksanakan di ruang lingkup masyarakat agar anak anak memiliki inisiatif atau kesadaran mandiri untuk mengontrol kegiatan belajarnya.

” Tujuannya sama yaitu ingin mencerdaskan anak anak bangsa agar dimasa depan mereka menjadi anak anak yang intelektual, cerdas berwawasan mandiri dan berkarakter” sambungnya.

Sementara, Ketua KSM Papua Barat Lamek Dowansiba mengatakan pihaknga akan terus bergerak membumikan literasi di Tanah Papua sesuai semboyan mereka yakni “ANAK CERDAS PAPUA MAJU”. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dan tentunya banyak unsur terkait guna mendukung suksesnya pendidikan, salah satunya adalah tanggung jawab para orang dewasa untuk mengajari anak-anak disekitarnya.

” Dari pergerakan ini,Kami berusaha menggerakkan semua potensi untuk dapat terlibat berperan aktif dalam urusan pendidikan, khususnya pendidikan informal seperti rumah baca, perpustakaan mini dan lain sebagainya” tutupnya. (Rls/ACM)

Artikel ini telah dibaca 262 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Pesparawi Nasional XIV Berakhir, Gubernur Papua Barat Lepas Ribuan Peserta dengan Pesan Damai

28 Juni 2026 - 22:34 WIT

Meski Sabet 10 Gold di Pesparawi Nasional XIV, Papua Barat Gagal Raih Gelar Champion

28 Juni 2026 - 22:11 WIT

Gubernur Fakhiri Hadir Langsung Beri Semangat Paduan Suara Pria Provinsi Papua Tampil di Pesparawi XIV

27 Juni 2026 - 22:15 WIT

Trending di PAPUA BARAT