Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 5 Agu 2022 08:51 WIT

Tingkatkan Profesionalisme, 36 Wartawan Papua Barat Ikut Uji Kompetensi Wartawan


 Tingkatkan Profesionalisme, 36 Wartawan Papua Barat Ikut Uji Kompetensi Wartawan Perbesar

MANOKWARI – Sebanyak 36 wartawan di Provinsi Papua Barat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan(UKW) yang diselenggarakan oleh Dewan Pers bekerja sama dengan lembaga uji PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan LPDS (Lembaga Pers Dr.Sutomo).

UKW dilaksanakan di salah satu hotel di Manokwari, Kamis (4/8/2022).

Anggota Dewan Pers Bidang Kemitraan dan Infrastruktur Organisasi Atmaji Sapto Anggoro menyebut, tahun ini Dewan Pers menargetkan 1700 wartawan bisa mengikuti UKW, namun setelah dihitung ternyata belum mencapai angkat tersebut. Itu akibat ada yang tidak lulus.

“Berarti UKWnya tidak asal-asalan. Itu menunjukkan bahwa keseriusan UKWnya di uji dengan teori dan hal-hal yang berkaitan dengan kode etik jurnalistik secara benar,” ujarnya.

Dikatakan Sapto, UKW adalah salah satu langkah penting Dewan Pers dalam upaya  meningkatkan profesionalisme wartawan. Karena dengan semakin tingginya tingkatkan pendidikan masyarakat, maka mereka juga membutuhkan informasi yang berkualitas.

Koordinator PWI Pusat yang juga anggota Dewan Kehormatan PWI, Asro Kamal Rokan pada kesempatan tersebut mengingatkan bahwa pengabdian Pers adalah untuk kepentingan masyarakat.”Pembelaan kita sebesar-sebesarnya adalah kepada rakyat,” ucap Asro.

Koordinator LPDS, Priyambodo menyampaikan bahwa UKW ajang pembuktian, apakah yang bersangkutan benar-benar wartawan kompeten atau bukan.

“Dan UKW ini belum selesai. Jika ada wartawan yang melakukan pelanggaran berat, maka kartu UKWnya bisa dicabut. Jujur saja LPDS ada 4 alumni dari Papua yang kita cabut. Karena terlibat dalam kerusuhan dan terlibat dalam provokasi pemberitaan,” jelasnya.

Sementara, Ketua PWI Papua Barat Bustam mengatakan UKW menjadi semangat bersama melahirkan wartawan yang kompeten agar bisa menjalankan kode etik dan UU Pers dengan benar. “Ketika teman-teman sudah dikatakan kompeten melalui UKW ini, diharapkan tidak berpraktek diluar Pers, karena kami tidak segan untuk melaporkannya kepada Dewan Pers untuk mencabut kartu kompetensinya,” tegas Bustam.

Bustam berharap di Papua Barat semakin banyak wartawan yang kompeten. Dan PWI sendiri akan terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia pers di Papua Barat. “Kita ingin pers kita sehat, bisa menghasilkan karya-karya pers terbaik untuk masyarakat,” harapnya.

Diketahui peserta yang terdiri dari 36 orang ini terbagi menjadi 6 kelas, yakni 1 kelas Utama, 1 kelas Madya dan 4 kelas Muda. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Mandacan Serahkn SK 1.229 CPNS dan P3K Pemprov Papua Barat

7 Juli 2026 - 21:13 WIT

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Trending di PAPUA BARAT