MANOKWARI – Almarhum Nataniel Mandacan adalah salah satu putra terbaik suku Arfak yang tumbuh melalui birokrasi pemerintahan.
Almarhum yang adalah kepala suku besar Arfak turunan Barens Mandacan adalah sosok yang rendah hati namun ringan tangan membantu sesama terutama genarasi muda Arfak yang saat ini mulai bermunculan dan menduduki jabatan di pemerintahan baik di Provinsi Papua Barat maupun di beberapa kabupaten yang ada.
Demikian pengakuan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provini Papua Barat saat mendampinggi Gubernur Dominggus Mandacan dan Ibu Juliana Kiriweno Mandacan melayat ke rumah duka almarhum Nataniel Mandacan yang terletak di kompleks Swapen Bahari Manokwari Sabtu (4/7/2026).
Sammy Djunire Saiba mengatakan, seluruh keluarga besar Arfak bahkan seluruh aparatur sipil negara di lingkup Pemprov Papua Barat terkejut dan sangat sedih mendengar berita tentang wafatnya almarhum Nataniel Mandacan yang adalah mantan Sekda Papua Barat periode 2014 hingga 2022.
Pejabat yang masih berusia relatif muda dari suku besar Arfak ini mengungkapkan, kenangan tentang almarhum tidak dapat di jelaskan dengan kata-kata karena begitu baik dan rendah hatinya almarhum Nataniel Mandacan di mata suku besar Arfak dan asn Pemprov Papua Barat.

Kepala Dinas ESDM, Sammy Saiba saat berada di rumah duka, terlihat bersedih saat diwawancarai awak media.
Dengan sedih Ketua KNPI Papua Barat ini mengungkapkan, dirinya sangat terkejut atas berpulangnya almarhum karena sebelumnya sempat bertemu dan bercakap-cakap saat pelaksanaan Pesparawi XIV beberapa hari lalu.
Secara khusus, Kepala Dinas ESDM Papua Barat yang juga sebagai ketua KNPI Papua Barat ini mengungkapkan, kenangan khusus dengan almarhum sangat mendalam karena saat pertama menjadi pegawai negeri sipil terjadi pada masa almarhum Nataniel Mandacan sebagai Kepala Biro Kepegawaian Setda Provinsi Papua Barat, berlanjut hingga bersama almarhum menemuh pendidikan strata tiga hingga berhasil meraih gelar doktor.
Di mata Sammy Saiba, almarhum adalah birokrat yang berpegang teguh pada prinsip bahwa pendidikan adalah penopang penting dalam karier birokrat seseorang dan birokrat sejati adalah orang yang wajib selalu membawa kertas dan bulpen untuk mencatat setiap nasehat, masukan, keluhan, kritik dan saran dari pimpinan tertinggi juga dari rakyat biasa.
“Secara pribadi dan keluarga serta mewakili keluarga besar suku Arfak, Sammy Saiba mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Nataniel Mandacan ke pangkuan bapa di sorga, semoga keluarga yang di tinggalkan di beri kekuatan dan ketabahan” ucapnya dengan nada sedih. [Amstrong Lucas]






















