Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 25 Agu 2022 18:58 WIT

Pj. Gubernur Papua Barat Laporkan Usulan DOB Kepada Ketua Komisi II DPR RI


 Pj. Gubernur Papua Barat Laporkan Usulan DOB Kepada Ketua Komisi II DPR RI Perbesar

SORONG – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si melaporkan perkembangan usulan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB), baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi II DPR RI. Gerak cepat Pj. Gubernur Waterpauw mendapat apresiasi saat berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (25/8/2022).

Dijelaskan Penjabat Gubernur Papua Barat, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah pusat telah dilakukan deklarasi pada tanggal 14 Juni 2022 lalu. Agenda tersebut turut melibatkan DPR, MRP Papua Barat, Tokoh Adat, Perempuan dan Pemuda bertempat di Gedung PKK Arfai, Kabupaten Manokwari.

Ditambahkan Penjabat Gubernur Waterpauw momen istimewa tersebut sebagai bagian mendukung implementasi Undang-undang nomor 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Papua Barat, terlebih demi kesejahteraan Orang Asli Papua.

“Dapat saya laporkan juga, pertama, komitmen dukungan implementasi kebijakan Otsus sesuai UU nomor 2 tahun 2021 untuk percepatan pembangunan kesejahteraan orang asli Papua dalam bingkai NKRI. Kedua, implementasi UU sektoral harus sesuai dengan UU Otsus bagi Papua Barat. Ketiga, mendesak pemerintah dalam hal ini Presiden dan DPR RI merealisasikan daerah otonom baru,” jelasnya.

“Jadi Bapak Ibu dan Ketua kami laporkan dengan semangat mendukung, pemerintah dan pemekaran Daerah Otonom Baru salah satunya Papua Barat Daya,” sambungnya.


Tidak hanya itu, Pj. Gubernur Waterpauw juga menyampaikan rencana pembentukan Provinsi Domberay dan Kabupaten/Kota pemekaran baru di sejumlah daerah Se-Papua Barat.

“Juga ada provinsi Bomberay. dan beberapa kotamadya diusulkan. Kotamadya Manokwari, Kotamadya Fak-Fak, Kabupaten Manokwari barat, Maybrat Sau, Immeko, Moskona, Kuri Wamesa, Kokas, Teluk Arguni, Teluk Etna, Yamor, Aitinyo, Raja Ampat Selatan dan Kabupaten Raja Ampat Utara. Itu usulan kami dan sebagai anak manis selalu dengar orang tua dan mendukung, tidak pernah menolak,” paparnya.

Selain itu, Ketua Tim Pemekaran Papua Barat Daya, Drs. E.C Lambertus Jitmau,MM juga mengungkapkan kesiapan pihaknya dalam menyambut daerah Otonom Baru di Wilayah Sorong Raya. Dirinya mengakui kehadiran Ketua Komisi II DPR RI telah menjadi kerinduan masyarakat Sorong Raya sejak lama.

“Masyarakat yang ada di Sorong Raya berasal dari seluruh Nusantara. Sorong Raya, kami siap menghadirkan provinsi, SDM, Sumberdaya alam dan manusia siap. Kami tetap berjuang,” tukas Lambertus. (Rls/ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 238 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT