Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 13 Okt 2022 12:15 WIT

Buka Raker Bupati/Walikota, Pj Gubernur Papua Barat Fokus Bahas Isu Berkembang di 2023


 Buka Raker Bupati/Walikota, Pj Gubernur Papua Barat Fokus Bahas Isu Berkembang di 2023 Perbesar

MANOKWARI – Raker Bupati dan Walikota se-Provinsi Papua Barat difokuskan membahas program kerja di tahun 2023 yang bersentuhan dengan isu yang berkembang. Raker dilaksanakan di auditorium PKK Provinsi Papua Barat, Kamis (14/10/2022).

Penjabat (PJ) Gubernur Papua Barat Komjen Pol. (purn) Drs. Paulus Waterpauw menuturkan dalam rapat kerja kali ini harus mensinkronkan program daerah yang harus di buat dalam program kerja. Dirinya juga mendorong agar perencanaan APBD tahun 2023 dapat rampung pada bulan ini.

“Saya berkeinginan membuat rapat kerja lengkap di Sorong dikarenakan tidak lengkap diikuti oleh seluruh pimpinan daerah. Ini menjadi sarana utama untuk mensinkronkan program daerah, yang harus di buat cepat dalam menyusun program kerja. Untuk APBD 2023 yang harus clear di akhir Oktober,”tutur Waterpauw.


Waterpauw menegaskan agar program kerja dapat mengakomodir kerja-kerja yang nyata terutama yang akan dikerjakan pada tahun 2023.

“Kita jangan bicara jangan di awan-awan namun harus bicara real apa yang akan di lakukan di tahun 2023 yang bersentuhan dengan isu yang berkembang. Banyak aktivitas yang akan bersinggungan degan tugas-tugas di pemerintahan”,tegasnya.

Dirinya juga memaparkan pencapaian yang telah diraih sebagai bukti kerja yang dilakukan pemerintah, diantaranya penghargaan dari Kemenkeu RI atas keberhasilan menekan laju inflasi dan penghargaan dari Menko Perekonomian menyelesaikan pemanfaatan ruang melalui revisi RT RW Papua Barat.

“Bonus DID dari Kemenkeu RU sebesar Rp 10,75 miliar, bersama Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong. Manokwari juga dapat bonus Rp 10,41 miliar, kota Sorong Rp10,66 miliar,” sebutnya.

Meski telah menerima berbagai penghargaan, Waterpauw mengatakan penghargaan bukanlah target pemprov, melainkan kesejahteraan yang berpihak kepada masyarakat. Penghargaan adalah bonus.


Pj Gubernur juga menyampaikan capaian kerja atas penyelesaian 21 raperdasus dan raperdasi  yang sudah masuk dalam lembaran daerah sebanyak 17 poin, tinggal 5 yang sedang di bahas dalam Kemendagri.

Pj Gubernur menyarankan, agar capaian prestasi yang telah diraih setiap daerah diinformasikan dalam bentuk ucapan di baliho, agar diketahui masyarakat.

“Bupati dan wali kota harus paparkan capaian prestasi di baliho-baliho agar masyarakat tahu, kerja-kerja dari pemerintah daerah” pungkasnya.  (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 186 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT