Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

PAPUA BARAT · 27 Sep 2023 20:10 WIT

Edukasi Hukum Sejak Dini, Kejati Papua Barat Penyuluhan ke Pondok Pesantren


 Edukasi Hukum Sejak Dini, Kejati Papua Barat Penyuluhan ke Pondok Pesantren Perbesar

MANOKWARI – Kejaksaan Tinggi Papua Barat melalui Bidang Intelijen melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum Jaksa ke Pesantren (Jaksa Keren) atau dalam program Jaksa Masuk Sekolah merupakan bagian dari Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (Binmatkum) bertempat di Pondok Pesantren Darussalam Aimasi, Prafi, SP 3, Rabu (27/9/ 2023).

Materi yang disampaikan meliputi tugas wewenang Kejaksaan dalam penegakan hukum, perlindungan hukum terhadap anak dibawah umur dan awas paham radikal yang disampaikan oleh Koordinator Arie W. Kawedhar, Kasi B Liberth dan Kasi E Hadjat dari Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar, melalui Asintel Erwin Saragih menyampaikan tujuan dari Jaksa Keren ini adalah sebagai salah satu metode edukasi sejak dini kepada pelajar mengenai pencegahan tindak pidana.

“Tujuan program JMS untuk memberikan informasi atau edukasi hukum sejak dini sebagai upaya pencegahan terjadinya tindak pidana, agar nantinya para siswa-siswi ini tidak tersangkut permasalahan yang berkaitan dengan hukum”, jelasnya.

Guru BK Muhammad Yusuf Khairun Nuham, mewakili Direktur Ponpes Darussalam menyampaikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan yang mau menyampaikan prihal hukum kepada para santri, dirinya juga berharap agar para Santi dapat memahami dan mengikuti penyampaian dari pihak Kejati dengan baik.

“Kita kedatangan pihak yang dapat menyampaikan pemahaman mengenai pasal-pasal hukum agar dihindari oleh para siswa dan siswi. Diharapkan bisa diikuti dengan baik”,ucapnya

Siswa siswi Pesantren sangat antusias dengan kegiatan Jaksa Keren yang dihadiri oleh sebanyak 168 santriwan dan santriwati serta sejumlah guru pendamping. Para santri secara interaktif turut memberi pertanyaan mengenai permasalahan hukum.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Papua Barat juga sudah berkunjung ke Madrasah Aliyah Negeri di Kota Manokwari, 

tak hanya edukasi mengenai hukum, Tim Penkum juga memberikan souvernir dan tali asih ke pihak pondok pesantren. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kontingen Kaltim Apresiasi Pelayanan Apik Panitia Pesparawi XIV Papua Barat

24 Juni 2026 - 15:58 WIT

Lima Kasus Kesehatan Peserta Pesparawi Nasional Terpaksa Dirawat di RSUD

24 Juni 2026 - 15:43 WIT

Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

24 Juni 2026 - 15:23 WIT

Debut Perdana, Octavianus Lumembang Bersyukur Tampil Maksimal di Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 19:30 WIT

Papua Barat Tampil Memukau di Kategori Solo Remaja Putra Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 15:59 WIT

Hari Kedua Pesparawi Nasional, 27 Kontingen Berlaga Pada Lomba Kategori Musik Pop Gerejawi

23 Juni 2026 - 15:50 WIT

Trending di PAPUA BARAT