Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

PAPUA BARAT · 25 Sep 2023 18:33 WIT

Ini Isu Strategis Yang Akan Dibahas Dalam Rakor Fordasi 2023 Bersama 9 Daerah Lain


 Ini Isu Strategis Yang Akan Dibahas Dalam Rakor Fordasi 2023 Bersama 9 Daerah Lain Perbesar

MANOKWARI – Rapat Koordinasi Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (FORDASI) Daerah Khusus dan Istimewa Tahun 2023 yang dilaksanakan di Papua Barat akan berlangsung tanggal 26 – 27 September dan membahas sejumlah isu strategis.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (purn) Paulus Waterpauw, usai memimpin apel gabungan, Senin (25/9/2023).

Dirinya menyampaikan, bahwa pertemuan sembilan Gubernur nantinya untuk Menyusun isu strategis dari masing-masing daerah dalam pernyataan bersama atas kebijaksanaan desentralisasi. 

Berbagai isu strategis itu diantaranya, mengendalikan inflasi, penanganan stunting juga kemiskinan ekstrim. meningkatan daya saing di daerah, peningkatan umkm, dan peningkatan ketahanan bahan pangan. 

“Daerah yang maju kita sharing disini kita kerja sama untuk manfaatkan keistimewaan kita. Misalnya kita akan belajar banyak dari Yogyakarta bagaimana UMKM mereka sangat maju dan berkembang,” jelas Waterpauw.

Rapat Koordinasi Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (FORDASI) Daerah Khusus dan Istimewa Tahun 2023 rencananya akan dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Wempi Wetipo dan dihadiri 9 Gubernur maupun perwakilan yakni Provinsi Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, D.I Jakarta, D.I Yogjakarta dan Nanggroe Aceh Darussalam. 

“Apa yang kita lakukan mungkin belum berpengaruh besar, namun kami terus berupaya dalam berbagai aspek yang tujuannya tentu untuk kesejahteraan masyarakat,” tutup Gubernur.

Sebelumnya, Pj Gubernur Paulus Waterpauw juga meninjau stand pameran otsus yang digelar di halaman kantor Gubernur Papua Barat.

Waterpauw berharap setiap daerah punya produk unggulan yang bisa dikenalkan/dipamerkan kepada daerah luar, salah satunya coklat ransiki yang sudah diekspor ke Prancis dan beberapa negara lain di Eropa. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kontingen Kaltim Apresiasi Pelayanan Apik Panitia Pesparawi XIV Papua Barat

24 Juni 2026 - 15:58 WIT

Lima Kasus Kesehatan Peserta Pesparawi Nasional Terpaksa Dirawat di RSUD

24 Juni 2026 - 15:43 WIT

Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

24 Juni 2026 - 15:23 WIT

Debut Perdana, Octavianus Lumembang Bersyukur Tampil Maksimal di Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 19:30 WIT

Papua Barat Tampil Memukau di Kategori Solo Remaja Putra Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 15:59 WIT

Hari Kedua Pesparawi Nasional, 27 Kontingen Berlaga Pada Lomba Kategori Musik Pop Gerejawi

23 Juni 2026 - 15:50 WIT

Trending di PAPUA BARAT