MANOKWARI – Enam hari menjelang puncak pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi ke-14 pada 18 juni mendatang di manokwari, pemprov papua barat bersama sebagian besar organisasi perangkat daerahnya menggelar kerja bakti membersihkan berbagai situs bersejarah di pulau mansinam, tempat injil pertama kali masuk di tanah papua.
Kerja bakti sebelumnya sejak Senin lalu telah dilakukan pemprov papua barat di berbagai lokasi dalam kota manokwari termasuk di areal bandar udara rendani dan di beberapa tempat yang akan menjadi venue pelaksanaan pesparawi, kini kerja bakti serupa difokuskan di pulau mansinam yang akan menjadi obyek utama kunjungan wisata para peserta pesparawi yang diperkirakan berjumlah lebih dari lima ribu orang.
Selain di pulau mansinam, secara bersamaan kerja bakti juga dilakukan oleh beberapa opd di lokasi tempat penyeberangan dari kwawi Manokwari guna memberi kesan yang bersih, rapi dan indah bagi para peserta yang akan mengunjungi pulau bersejarah bagi umat kristiani di tanah papua ini.
Asisten I Pemprov Papua Barat yang ditemui di pulau mansinam mengungkapkan, walau OPD diminta kerja bakti namun beberapa staff tetap berada di kantor guna membantu memberikan pelayanan publik kepada masyarakat yang memiliki keperluan di kantor-kantor pemerintahan pemprov papua barat.
” Hari ini Pemprov Papua Barat kami kerahkan pimpinan OPD dan staf untuk kerja bakti massal di pulau Mansinam karena tempat bersejarah ini akan menjadi destinasi pada event Pesparawi Nasional,” ujarnya.
Terkait pejabat yang akan membuka pesparawi ke-14 yang merupakan perhelatan akbar umat kristiani seluruh indonesia ini, Syors Alberth Ortisanz Marani mengungkapkan, hal tersebut merupakan kewenangan panitia pesparawi namun pemprov papua barat berharap Presiden Prabowo Subianto dapat membuka ajang nasional ini, namun yang pasti, menteri agama akan hadir pada pembukaan pesparawi ke-14 Manokwari pada 18 juni mendatang. [Amstrong Lucas]






















