MANOKWARI – Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar melantik dan memimpin pengambilan sumpah terima jabatan, pejabat baru pada Asisten Pembina dan Asisten Intelijen lingkup Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Jumat (10/11/2023).
Kedua pejabat tersebut ialah Asisten Pembina Dr. Abdur Kadir, S.H, M.H yang sebelumnya menjabat sebagai Kejari Bangka Belitung menggantikan, Rudy H. Manurung, S.H.,M.H sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang di Kota Malang Jawa Timur.

Asisten Intelijen Muhammad Bardan, S.H,. M.H yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Banjar di Martapura, menggantikan Erwin P.H Saragih, S.H.,M.H yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.
Dalam arahan, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar menyampaikan rasa syukurnya atas promosi yang diterima pejabat yang baru disertijabkan, dimana pergantian ini dilaksanakan guna penyegaran organisasi.
“Saya bersyukur dan bangga karena promosi yang diberikan ini bagi para pejabat. Ini menjadi torehan berharga karena ini menjadi jenjang dan cita cita kita semua. Rotasi harus di lakukan untuk penyegaran organisasi kita”, ujarnya.

Dirinya berpesan kepada pejabat baru di bidang pembinaan yang dikatakan memiliki tugas 40% dalam kejaksaan sehingga tugas dan tupoksinya harus dikerjakan dengan baik.
“Untuk asisten pembinaan harus membuat inovasi yang baru, tugas pembinaan itu sekitar 40%, sehingga jabatan ini harus diemban dengan baik. Kepercayaan yang diberikan harus disikapi dengan baik, buat lah inovasi”, pesan Harli.
Dirinya juga mengapresiasi dengan kinerja yang selama ini dilakukan oleh Rudy Manurung selaku pejabat lama yang dalam pelaksanaan tugasnya sudah sangat baik.
“Saya percaya Asbin dapat menciptakan inovasi baru dari pejabat lama yang sudah cukup baik, sehingga harus ditingkatkan. Oleh karena saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang tertinggi kepada pejabat lama”, ungkapnya.
Harli kepada pejabat baru Intelijen, dirinya menaruh harapan dimana bagian ini merupakan bagian terpenting dalam penegakan hukum di wilayah kejaksaan.

Dirinya berharap pejabat baru dapat melakukan penyesuaian terutama menuju Pemilukada agar tercipta netralitas dan Pemilu yang berkualitas.
“Tantangan kita yaitu tahapan Pemilu, oleh karenanya segera melakukan pemetaan terhadap dinamika di Papua Barat. berkomunikasi dengan bagian intelijen negara dan lainya”, tegasnyam
“Saya sampaikan dalam pelaksanaan pemilu aparat Adyaksa harus netral, tidak boleh berpihak. Ini menjadi tugas penting untuk mengawal Pemilukada harus berkualitas”, tambah Kajati.
Harli juga menilai pelaksanaan tugas pejabat lama Erwin Saragih, dirasa dapat menciptakan kondusifitas daerah dengan baik.
“Saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada pejabat lama, selamat atas promosi jabatan dan terimakasih karena kondusifitas daerah dapat dilakukan dengan baik selama ini”, tutup Kejati Harli Siregar. (ACM_2)






















