MANOKWARI – Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar Natal bersama seluruh staf, dengan harapan dapat menutup dan membuka tahun 2024 dengan persaudaraan yang lebih erat, yang terselenggara di salah satu hotel, Rabu (20/12/2023).
Dengan mengangkat tema ‘Kemulian bagi Allah dan Damai Sejahtera di bumi’, dengan maksud Natal memperteguh semangat kebersamaan dan persaudaraan agar hidup berdampak untuk kemuliaan Allah.
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar mengungkapkan dua hal yang harus diutamakan oleh insan Adyaksa Kejaksaan Tinggi Papua Barat yaitu hubungan dengan Tuhan dan Manusia.

“Dari tema ini ada 2 hal yang perlu di garis bawahi yaitu hubungan vertikal kepada Tuhan, dimana insan Adyaksa dapat menjadi kemuliaan bagi Tuhan.Hubungan horizontal bagi sesama dan lingkungan juga harus di gelorakan dalam kehidupan”, ucapnya.
Tema dan sub tema ini dikatakan sangat fundamental dimana insan Adyaksa hadir dalam suasana kemajemukan, untuk bisa bersama membangun citra yang baik sebagai wujud terang dan garam.
“Iman, pengharapan dan kasih, harus di tularkan kepada sesama, dimana semua agama mengajarkan hal yang sama mengenai kasih, pengorbanan”, tuturnya.
“Kita merefleksikan diri apa yang sudah dilakukan melalui institusi Adyaksa untuk masyarakat dan kepada Tuhan”, tambah Kajati.

Dari Natal bersama ini diharapkan solidaritas dan kekeluargaan insan Adyaksa di Kejaksaan Tinggi Papua Barat semakin erat dengan dengan membangun solidaritas sebagai manusia yang hidup untuk menabur kasih.
“Adyaksa memiliki peran sentral dalam penegakan hukum kita harus bisa menjadi stabilitator dan pemersatu, netralitas kita harus di junjung tinggi dan teruji. Ada pekerjaan besar kedepan namun jika kita percaya dan tidak takut maka kita akan berjalan dengan optimisme”, pungkas Harli Siregar. (ACM_2)






















