Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

PAPUA BARAT · 20 Okt 2023 10:20 WIT

Kejati Papua Barat Gelar In House Training Peran Jaksa Pidana Militer


 Kejati Papua Barat Gelar In House Training Peran Jaksa Pidana Militer Perbesar

MANOKWARI – Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar In house Training (IHT), tentang Peran dan fungsi jaksa agung muda bidang Pidana Militer dalam penerangan perkara koneksitas, yang terselenggara di salah satu hotel di Manokwari, Jumat (20/10/2023).

IHT yang diinisiasi Jaksa Bidang Pidana Militer dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat Harli Siregar, yang diikuti oleh unsur TNI AD, unsur Polri, Bea Cukai Manokwari, Kementerian Hukum dan HAM, juga unsur Mahasiswa.

IHT ini juga menghadirkan narasumber dari Universitas Airlangga Surabaya yang merupakan Guru Besar Fakultas Hukum, Bambang Suriadi.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Harli Siregar menyampaikan bahwa di era Reformasi, baik TNI maupun sipil kedudukannya harus sama termasuk penegakan hukum di dalamnya.

“Dalam hal ini perlu pengaturannya oleh karena itu sangat beralasan bahwa negara berketetapan membuat satu bidang baru di kejaksaan yaitu Jaksa muda Pidana Militer”, tuturnya.

Kajati mengharapkan agar in house Training ini dapat memberi wawasan baik kepada masyarakat sipil, mahasiswa terutama kepada anggota militer untuk lebih mengetahui tupoksi dari Jaksa Muda Pidana Militer, terutama mengetahui dasar hukumnya.

“Diharapkan kegiatan IHT ini dapat membuka cakrawala berfikir setidaknya kita mengenal Jaksa Agung Militer dimana untuk Jampidmil sudah tiga kegiatan yang berjalan, dimana agar ada pemahaman dan sinergi dalam konteks pidana militer”,harap Kajari Harli.

“Bawa ke depan perlu ada sinergitasi yang baik melalui IHT ini ada satu pemahaman bersama tentang bagaimana eksistensi dari Jaksa Agung Muda Pidana Militer ini dan kami berharap tentu secara aplikasi kita bisa berkoordinasi dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang berkepastian berkeadilan dan bermanfaat demikian”,ungkap Siregar.

Asisten Bidang Pidana Militer Kejati Papua Barat Ridho Sihombing menjelaskan, diselenggarakan secara garis besarnya untuk memperkenalkan perkara koleksitas dan memperkenalkan Jaksa Agung Muda Pidana Militer yang merupakan bidang baru di Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi dalam penegakan hukum bahwasanya dalam peringatan hukum militer tidak hanya ditangani oleh POM namun ada jalan tengah dengan koneksitas Jaksa Pidana Militer”, ungkapnya.

“Sebagaimana yang sudah dilaksanakan di pusat sudah ada beberapa kasus besar yang dilaksanakan secara koneksitas, sehingga diharapkan, kegiatan ini bisa bermanfaat dan diaplikasi dalam bidang kerja”,harap Aspidmil. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Profesionalisme, Sinergi dan Kesiapan Prajurit

5 Oktober 2026 - 12:23 WIT

Lamekh Dowansiba Tegaskan Dukung Penuh Pembentukan DOB Kabupaten Pegunungan Meyah

1 Oktober 2026 - 18:19 WIT

Tim Pemekaran DOB Pegunungan Meyah Serahkan Dokumen Aspirasi ke Anggota DPD RI

1 Oktober 2026 - 18:17 WIT

Job Fair Pemprov Papua Barat 2026 Sukses Salurkan Ratusan Pekerja Baru

1 Oktober 2026 - 18:14 WIT

Polda Papua Barat dan Wartawan Perkuat Sinergi Kemitraan melalui Kopi Inspirasi

30 September 2026 - 19:35 WIT

Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway

28 September 2026 - 10:44 WIT

Trending di PAPUA BARAT