Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 3 Okt 2022 10:47 WIT

Operasi Zebra Mansinam 2022 Dimulai 3-16 Oktober, Ini Tujuh Target Operasi


 Operasi Zebra Mansinam 2022 Dimulai 3-16 Oktober, Ini Tujuh Target Operasi Perbesar

MANOKWARI – Operasi Zebra Mansinam 2022 berlangsung pada 3-16 Oktober, Kapolda Papua Barat sampaikan 7 target operasi, untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, Senin (03/10/2022).

Apel pasukan pelaksanaan Operasi Zebra Mansinam 2022, di buka oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H.,M.A di Mapolda Papua Barat, yang di ikuti PJU Polda Papua Barat, DanPomDam XVIII Kasuari, Kepala cabang PT. Jasa Raharja Papua Barat, Kadishub Provinsi Papua Barat, Kasat Pol Pp Provinsi Papua Barat.


Dalam arahannya Daniel menyampaikan bahwa Operasi Zebra Mansinam 2022 digelar dengan tujuan  menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Natal 2022 dan Tahun baru 2023.

“Dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcar Lantas menjelang Natal 2022 dan Tahun baru 2023 pada masa pandemi covid-19 yang bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tuturnya.

Dirlantas Polda Papua Barat Komber Pol. Raydian Kokrosono mengatakan ada sebanyak 214 personil yang diturunkan dalam kegiatan ini.

“Yang terlibat dalam Operasi Zebra Mansinam ada sebanyak 214 personil se-Polda Papua Barat. Teknis pelaksanaan mengedepankan kegiatan Preemtif, Preventif, Edukatif serta persuasif dan humanis,” kata Raydian.


Dirlantas Polda Papua Barat menambahkan akan menindak pelanggaran yang sering terjadi dan selalu diingatkan namun masih ditemukan apa lagi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Tertib berlalulintas itu adalah kesadaran dan tanggungjawab, bukan karena keterpaksaan. Pelanggaran yang masih sering ditemui dan akan menajdi prioritas penegakan yaitu Helm, pengendara yang mabuk saat berkendara, beroncengan lebih rod dua2 dari 3 dan pegendara anak di bawah umur,,” ucapnya.

Operasi Zebra Mansinam 2022 pada tahun ini akan dilaksanakan selama 14 hari di mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022.

Kapolda Papua Barat juga menuturkan target sasaran operasi yang meliputi segala bentuk potensi gangguan yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan laka lantas.

7 target operasi meliputi :

1. Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel
2. Pengemudi kendaraan bermotor yang masih di bawah umur
3. Pengendara R2 berboncengan lebih dari 1 orang
4. Pengemudi yang tidak menggunakan helm & safety belt
5. mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol;
6. pengemudi yang melawan arus lalu lintas;
7. kelengkapan kendaraan dengan menggunakan knalpot brong/ bising & kendaraan tidak menggunakan plat nomor/TNKB. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT