Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

EKONOMI & BISNIS · 8 Des 2022 08:30 WIT

Pastikan Kebutuhan Rupiah Aman Selama Nataru, BI Papua Barat Siapkan 1,59 Triliun


 Kepala KPw BI Prov. Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy Perbesar

Kepala KPw BI Prov. Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy

MANOKWARI – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan uang rupiah layak edar kepada masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) natal dan tahun baru (Nataru) di Wilayah Provinsi Papua Barat, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indnesia Prov. Papua Barat menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp1,59 Triliun.

Hal itu disampaikan Kepala KPw BI Prov. Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy dalam siaran pers, Kamis (8/12/2022).

Ia mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 8,16% dibanding realisasi kebutuhan uang Rupiah pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp1,47 Triliun. Peningkatan permintaan ULE sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat hingga akhir tahun.

” Meningkatnya kebutuhan ULE hingga akhir tahun di wilayah Provinsi Papua Barat dipengaruhi oleh meningkatnya realisasi anggaran pemerintah daerah serta pemenuhan kebutuhan masyarakat menjelang nataru” kata Rommy.

Untuk memastikan kelancaran distribus! ULE di masa nataru, Kantor Perwakilan Bank lndonesia Provinsi Papua Barat memiliki beberapa strategi diantaranya melakukan kegiatan kas keliling di Kabupaten Manokwari dan sekitarnya, distribusi ULE pada 2 (dua) Kas Titipan Bank lndonesia yang berada di Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong Selatan, serta optimalisasi layanan perbankan antara lain :

a. Layanan penukaran uang rupiah di loket kas masing-masing kantor bank;

b. Memastikan seluruh ATM berfungsi dan beroperasi dengan baik;

c. Penyediaan uang Rupiah pada mesin-mesin ATM secara periodik; serta

d. Layanan perbankan dalam penanganan gangguan transaksi pembayaran.

Selain itu, dalam upaya mendorong masyarakat berbelanja secara bijak di masa Nataru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat secara rutin melaksanakan sosialisasi dan edukasi mengenai gerakan Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah. 

Melalui gerakan CBP Rupiah, masyarakat diharapkan dapat menanamkan rasa Cinta dan Bangga terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan NKRI, paham cara berbelanja secara bijak, serta menjaga uang Rupiah dengan cara SJ (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Distapler, Jangan Diremas dan Jangan Dibasahi).

Sejalan dengan hal tersebut, untuk mempermudah transaksi pembayaran, masyarakat dapat memanfaatkan pembayaran secara non tunai dengan menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit, BI-FAST, Mobile Banking, Internet Banking, hingga kanal pembayaran QRIS untuk transaksi yang cepat, mudah, murah, aman dan handal. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT