Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

EKONOMI & BISNIS · 8 Des 2022 08:30 WIT

Pastikan Kebutuhan Rupiah Aman Selama Nataru, BI Papua Barat Siapkan 1,59 Triliun


 Kepala KPw BI Prov. Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy Perbesar

Kepala KPw BI Prov. Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy

MANOKWARI – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan uang rupiah layak edar kepada masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) natal dan tahun baru (Nataru) di Wilayah Provinsi Papua Barat, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indnesia Prov. Papua Barat menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp1,59 Triliun.

Hal itu disampaikan Kepala KPw BI Prov. Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy dalam siaran pers, Kamis (8/12/2022).

Ia mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 8,16% dibanding realisasi kebutuhan uang Rupiah pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp1,47 Triliun. Peningkatan permintaan ULE sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat hingga akhir tahun.

” Meningkatnya kebutuhan ULE hingga akhir tahun di wilayah Provinsi Papua Barat dipengaruhi oleh meningkatnya realisasi anggaran pemerintah daerah serta pemenuhan kebutuhan masyarakat menjelang nataru” kata Rommy.

Untuk memastikan kelancaran distribus! ULE di masa nataru, Kantor Perwakilan Bank lndonesia Provinsi Papua Barat memiliki beberapa strategi diantaranya melakukan kegiatan kas keliling di Kabupaten Manokwari dan sekitarnya, distribusi ULE pada 2 (dua) Kas Titipan Bank lndonesia yang berada di Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong Selatan, serta optimalisasi layanan perbankan antara lain :

a. Layanan penukaran uang rupiah di loket kas masing-masing kantor bank;

b. Memastikan seluruh ATM berfungsi dan beroperasi dengan baik;

c. Penyediaan uang Rupiah pada mesin-mesin ATM secara periodik; serta

d. Layanan perbankan dalam penanganan gangguan transaksi pembayaran.

Selain itu, dalam upaya mendorong masyarakat berbelanja secara bijak di masa Nataru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat secara rutin melaksanakan sosialisasi dan edukasi mengenai gerakan Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah. 

Melalui gerakan CBP Rupiah, masyarakat diharapkan dapat menanamkan rasa Cinta dan Bangga terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan NKRI, paham cara berbelanja secara bijak, serta menjaga uang Rupiah dengan cara SJ (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Distapler, Jangan Diremas dan Jangan Dibasahi).

Sejalan dengan hal tersebut, untuk mempermudah transaksi pembayaran, masyarakat dapat memanfaatkan pembayaran secara non tunai dengan menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit, BI-FAST, Mobile Banking, Internet Banking, hingga kanal pembayaran QRIS untuk transaksi yang cepat, mudah, murah, aman dan handal. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 159 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT