Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 19 Sep 2023 13:45 WIT

Pemprov Papua Barat Lepas Ekspor 5 Ton Kakao Ransiki Ke Eropa


 Pemprov Papua Barat Lepas Ekspor 5 Ton Kakao Ransiki Ke Eropa Perbesar

MANOKWARI – Sebanyak 5 ton biji kakao Ransiki dilepas Pemprov Papua Barat untuk diekspor ke Eropa. Pelepasan ekspor kakao senilai Rp. 225.000.000 dilakukan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. ( Purn ) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, melalui Penjabat Sekda Papua Barat, Dr. Yakob S. Fonataba., SP, M.Si, Selasa( 19/9/2023 ).

Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pj. Sekda Papua Barat mengapresiasi semangat yang terbangun antara PT. Eibier Suth Cokran-Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP), Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan ( TPHBUN ) Provinsi Papua Barat dalam mendorong produksi, mutu dan daya saing Kakao Ransiki. 

Menurutnya ekspor komoditas pertanian merupakan salah satu pilar ekonomi nasional melalui perolehan devisa negara, penerimaan petani serta pelaku usaha. 

“Hari ini kita akan melepas ekspor biji kakao sebanyak 5 ton yang nantinya melalui pelabuhan Surabaya, selanjutnya diangkut ke Buyer Kakao Ransiki di Belanda, untuk didistribusikan ke beberapa perusahaan produk coklat terkenal di eropa, yaitu : Cocolat Chapon dan Plaq di Perancis; Taucherli dan Halba Cocolat di Switzerland serta Cacava di Rusia dan Dandelion Chocolate di USA,” ungkap Pj. Sekda Fonataba.

Meski telah memiliki standar mutu, Kakao Ransiki diakui telah menembus pasar Eropa, namun kembali lagi Pj. Gubernur meminta agar ada peningkatakan volume ekspor dengan jumlah pendapatan yang signifikan. 

“Bagi semua instansi terkait, OPD maupun Instansi vertikal serta mitra pembangunan harus dapat bersinergi secara optimal dan bekerja fokus dengan target outcome dengan manfaat yang jelas dan terukur,”imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Balai Standarisasi Instrumen Pertanian Provinsi Papua Barat, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si, dalam kesempatan itu mengatakan, Kakao Ransiki yang di ekspor merupakan biji Kakao premium yaitu memiliki standar nasional.

“Ekspor 5 ton ini merupakan biji Kakao premium yaitu memiliki standar nasional. Dalam setahun 3 kali kita ekspor dengan 1 kali puncak musim besar. Kami juga melibatkan petani milenieal, bagaimana menggerakan mereka dari hulu sampai ke hilir. Jadi anak-anak muda ini mau bertanam tapi juga mau berproduksi,”jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Pj. Sekda Papua Barat juga berkesempatan menyerahkan secara simbolis bibit Kakao kepada pihak PT. Eibeir Suth Cokran. Selain itu, bibit pohon kopi kepada petani milenial Kabupaten Pegunungan Arfak. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Pimpinan BUMN-BUMD, Forkopimda Papua Barat, para pimpinan OPD terkait di lingkup Pemprov Papua Barat. (Rls/ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

FUN RUN 5K HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

19 September 2026 - 11:34 WIT

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Trending di PAPUA BARAT