Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

PAPUA BARAT · 19 Sep 2023 13:45 WIT

Pemprov Papua Barat Lepas Ekspor 5 Ton Kakao Ransiki Ke Eropa


 Pemprov Papua Barat Lepas Ekspor 5 Ton Kakao Ransiki Ke Eropa Perbesar

MANOKWARI – Sebanyak 5 ton biji kakao Ransiki dilepas Pemprov Papua Barat untuk diekspor ke Eropa. Pelepasan ekspor kakao senilai Rp. 225.000.000 dilakukan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. ( Purn ) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, melalui Penjabat Sekda Papua Barat, Dr. Yakob S. Fonataba., SP, M.Si, Selasa( 19/9/2023 ).

Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pj. Sekda Papua Barat mengapresiasi semangat yang terbangun antara PT. Eibier Suth Cokran-Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP), Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan ( TPHBUN ) Provinsi Papua Barat dalam mendorong produksi, mutu dan daya saing Kakao Ransiki. 

Menurutnya ekspor komoditas pertanian merupakan salah satu pilar ekonomi nasional melalui perolehan devisa negara, penerimaan petani serta pelaku usaha. 

“Hari ini kita akan melepas ekspor biji kakao sebanyak 5 ton yang nantinya melalui pelabuhan Surabaya, selanjutnya diangkut ke Buyer Kakao Ransiki di Belanda, untuk didistribusikan ke beberapa perusahaan produk coklat terkenal di eropa, yaitu : Cocolat Chapon dan Plaq di Perancis; Taucherli dan Halba Cocolat di Switzerland serta Cacava di Rusia dan Dandelion Chocolate di USA,” ungkap Pj. Sekda Fonataba.

Meski telah memiliki standar mutu, Kakao Ransiki diakui telah menembus pasar Eropa, namun kembali lagi Pj. Gubernur meminta agar ada peningkatakan volume ekspor dengan jumlah pendapatan yang signifikan. 

“Bagi semua instansi terkait, OPD maupun Instansi vertikal serta mitra pembangunan harus dapat bersinergi secara optimal dan bekerja fokus dengan target outcome dengan manfaat yang jelas dan terukur,”imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Balai Standarisasi Instrumen Pertanian Provinsi Papua Barat, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si, dalam kesempatan itu mengatakan, Kakao Ransiki yang di ekspor merupakan biji Kakao premium yaitu memiliki standar nasional.

“Ekspor 5 ton ini merupakan biji Kakao premium yaitu memiliki standar nasional. Dalam setahun 3 kali kita ekspor dengan 1 kali puncak musim besar. Kami juga melibatkan petani milenieal, bagaimana menggerakan mereka dari hulu sampai ke hilir. Jadi anak-anak muda ini mau bertanam tapi juga mau berproduksi,”jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Pj. Sekda Papua Barat juga berkesempatan menyerahkan secara simbolis bibit Kakao kepada pihak PT. Eibeir Suth Cokran. Selain itu, bibit pohon kopi kepada petani milenial Kabupaten Pegunungan Arfak. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Pimpinan BUMN-BUMD, Forkopimda Papua Barat, para pimpinan OPD terkait di lingkup Pemprov Papua Barat. (Rls/ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kontingen Kaltim Apresiasi Pelayanan Apik Panitia Pesparawi XIV Papua Barat

24 Juni 2026 - 15:58 WIT

Lima Kasus Kesehatan Peserta Pesparawi Nasional Terpaksa Dirawat di RSUD

24 Juni 2026 - 15:43 WIT

Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

24 Juni 2026 - 15:23 WIT

Debut Perdana, Octavianus Lumembang Bersyukur Tampil Maksimal di Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 19:30 WIT

Papua Barat Tampil Memukau di Kategori Solo Remaja Putra Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 15:59 WIT

Hari Kedua Pesparawi Nasional, 27 Kontingen Berlaga Pada Lomba Kategori Musik Pop Gerejawi

23 Juni 2026 - 15:50 WIT

Trending di PAPUA BARAT