Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 6 Sep 2022 14:55 WIT

Tanggapan Pj. Gubernur Soal 4 Distrik di Tambrauw Yang Minta Dikembalikan ke Manokwari


 Tanggapan Pj. Gubernur Soal 4 Distrik di Tambrauw Yang Minta Dikembalikan ke Manokwari Perbesar

JAKARTA – Aksi protes dari empat distr yang berada pada wilayah pemerintahan Kabupaten Tambrauw menjadi hangat pasca meroketnya percepatan Provinsi Papua Barat Daya. Pasalnya Distrik Kebar, Amberbaken, Mubrani dan Senopi memilih kembali ke Kabupaten Manokwari.

Menanggapi hal tersebut Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Paulus Waterpauw,M.Si mengatakan persoalan tersebut telah diserahkan kepada Sekda Nataniel Mandacan selaku salah satu tokoh yang terlibat saat itu.

” Tadi dalam hal 4 distrik itu saya serahkan kepada Pak Sekda karena beliau pelaku langsung terlibat didalamnya. Beliau sampaikan dan harapannya itu dikembalikan ke Kabupaten Manokwari,” ungkap Pj. Gubernur Papua Barat, Senin (5/9/2022).

Selaku Penjabat Gubernur, dirinya akan membangun komunikasi yang bertujuan memediasi bersama Bupati Tambrauw dan Manokwari, dibantu Ketua DPR, MRP serta Stakeholder yang ada. Disampaikan pula penyampaian aspirasi warga menjadi ruang demokrasi yang tidak dapat dipisahkan, sembari mencari solusi terbaik.

“Terkait dengan pihak-pihak itu wajar tidak ada masalah nanti kita komunikasi. Saya pikir komunikasi adalah bahasa yang utama, sekarang ada aksi tadi di kantor pemerintah, di DPR, MRP tidak ada masalah yang penting wajar saja,” ujarnya.

Dirinya juga telah menyampaikan sah saja bilamana aspirasi masyarakat terus digaungkan, akan tetapi selaku Pemerintah Daerah sebagai penghubung bukan pengambil kebijakan.

“Saya sudah sampaikan kepada saudara-saudara disana aspirasi jalan terus tapi kami dari pimpinan ini punya tugas dan tanggungjawab menyalurkan aspirasi. Itu bagian yang kita olah dan kita sebagai penghubung bukan sebagai pengambil keputusan tetapi masyarakat taat asas, ada pikiran dan harapan juga disampaikan tidak dengan paksa,” tutup orang nomor 1 di Papua Barat ini. (Rls/ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 319 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT