Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 6 Sep 2022 14:55 WIT

Tanggapan Pj. Gubernur Soal 4 Distrik di Tambrauw Yang Minta Dikembalikan ke Manokwari


 Tanggapan Pj. Gubernur Soal 4 Distrik di Tambrauw Yang Minta Dikembalikan ke Manokwari Perbesar

JAKARTA – Aksi protes dari empat distr yang berada pada wilayah pemerintahan Kabupaten Tambrauw menjadi hangat pasca meroketnya percepatan Provinsi Papua Barat Daya. Pasalnya Distrik Kebar, Amberbaken, Mubrani dan Senopi memilih kembali ke Kabupaten Manokwari.

Menanggapi hal tersebut Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Paulus Waterpauw,M.Si mengatakan persoalan tersebut telah diserahkan kepada Sekda Nataniel Mandacan selaku salah satu tokoh yang terlibat saat itu.

” Tadi dalam hal 4 distrik itu saya serahkan kepada Pak Sekda karena beliau pelaku langsung terlibat didalamnya. Beliau sampaikan dan harapannya itu dikembalikan ke Kabupaten Manokwari,” ungkap Pj. Gubernur Papua Barat, Senin (5/9/2022).

Selaku Penjabat Gubernur, dirinya akan membangun komunikasi yang bertujuan memediasi bersama Bupati Tambrauw dan Manokwari, dibantu Ketua DPR, MRP serta Stakeholder yang ada. Disampaikan pula penyampaian aspirasi warga menjadi ruang demokrasi yang tidak dapat dipisahkan, sembari mencari solusi terbaik.

“Terkait dengan pihak-pihak itu wajar tidak ada masalah nanti kita komunikasi. Saya pikir komunikasi adalah bahasa yang utama, sekarang ada aksi tadi di kantor pemerintah, di DPR, MRP tidak ada masalah yang penting wajar saja,” ujarnya.

Dirinya juga telah menyampaikan sah saja bilamana aspirasi masyarakat terus digaungkan, akan tetapi selaku Pemerintah Daerah sebagai penghubung bukan pengambil kebijakan.

“Saya sudah sampaikan kepada saudara-saudara disana aspirasi jalan terus tapi kami dari pimpinan ini punya tugas dan tanggungjawab menyalurkan aspirasi. Itu bagian yang kita olah dan kita sebagai penghubung bukan sebagai pengambil keputusan tetapi masyarakat taat asas, ada pikiran dan harapan juga disampaikan tidak dengan paksa,” tutup orang nomor 1 di Papua Barat ini. (Rls/ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 326 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Kapolda Irjen Pol Alfred Papare Pimpin Upacara Hut Bhayangkara Ke-80 Polda Papua Barat

2 Juli 2026 - 19:36 WIT

Menteri Agama Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum

28 Juni 2026 - 22:57 WIT

Trending di PAPUA BARAT