MANOKWARI – Bupati Manokwari Hermus Indou paparkan urgensi pembangunan Manokwari saat kunjungan Penjabat (PJ) Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.Si bersama OPD di lingkup Pemda Manokwari, di Sasana karya, Senin (11/7/2022).
Saat kunjungan PJ Gubernur Papua Barat ke Kantor Bupati Manokwari, Hermus Indou menguraikan urgensi pembangunan sebagai salah satu kawasan strategis sekaligus Ibukota Provinsi Papua Barat. Selai itu tujuan rencana strategis pembangunan secara besar-besaran akan merubah stigma negatif pihak luar saat berkunjung ke Manokwari.
Sehubungan dengan hal itu, Bupati Indou meminta dukungan Pj. Gubernur Waterpauw dalam masa kepemimpinan dapat bersinergi demi masyarakat.
Adapun rencana meliputi pengembangan Pulau Mansinam dan Gunung meja sebagai destinasi wisata dunia, penertiban kawasan kumuh, jalan penghubung menuju Bandar Udara, venue olahraga di Sanggeng, penerapan kawasan transmigrasi lokal, pembangunan pasar dan jembatan Pepera 1969.
“Kita ingin membangun transformasi pembangunan daerah untuk Manokwari maju kedepan sebagai provinsi peradaban dan merubah stigma orang luar bahwa Papua itu tidak maju dan sebagainya” ujar Hermus.
“Kita bangun sesuatu hari ini bukan kita nikmati saat ini, tetapi arti sesungguhnya untuk generasi yang akan datang. Kita ingin kontribusi dan peran kalau bisa provinsi bisa memperhatikan kami,” tambahnya
Pj. Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw,M.S memberi respon dan akan dibentuk tim percepatan guna menjawab semua pikiran dan harapan masyarakat. Sekali itu libatkan peran DRP dan MRP Papua Barat.
“Kita bentuk tim percepatan karena bapak-bapak dan saya hadir untuk itu, tidak ada yang lain. Untuk menjawab semua pikiran dan harapan, dari rakyat dan kita yang ada disini.
Nantinya kata Pj. Gubernur apabila dokumen telah rampung sesuai perencanaan akan ditindaklanjuti kepada pemerintah Pusat.
“Bapak Bupati segera siapkan tim dan konsep rencana strategis mana yang pertama dan prioritas sampai pembangunan berkelanjutan. Kita bawa noken dan serahkan kepada kementerian terkait, nanti saya pimpin,” tutupnya. (Rls/ACM_2)






















