Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 23 Des 2023 21:19 WIT

80 Anak Di Distrik Masni Ikuti Khitan Massal Yang Dilaksanakan Yayasan Bina Swara Papua


 80 Anak Di Distrik Masni Ikuti Khitan Massal Yang Dilaksanakan Yayasan Bina Swara Papua Perbesar

MANOKWARI – Yayasan Bina Swara Papua  menggelar khitanan massal bagi anak-anak di SP 7 Kampung Sumber Boga Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Sabtu (23/12/2023). Turut hadir, Ketua Ikaswara Manokwari, Kepala Kampung Sumber Boga, Kapolsek Masni, Danramil Masni, dan Kepala Puskesmas Masni.

Khitanan massal yang dilaksanakan di Balai Kampung Sumber Boga diikuti sebanyak 80 anak.

Kepala Kampung Sumber Boga Slamet Iriandi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh yayasan Bina Swara Papua untuk warganya.

” Kami ucapkan terima kasih untuk pelaksanaan khitan massal untuk anak-anak di kampung ini,”ujar Slamet.

Ketua Yayasan Bina Swara Papua, Mukrianto dalam sambutannya mengatakan kegiatan bakti sosial khitanan massal gratis merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh yayasannya setelah didirikan Agustus 2022 lalu.

Khitan massal dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terutama anak-anak dengan harapan agar tumbuh kembang anak lebih baik dan sehat.

” Semoga dengan anak-anak kita di khitan ini dapat bertumbuh lebih sehat, lebih kuat karena dilakukan saat masa pertumbuhan,” imbuhnya.

Salah satu peserta khitan, Rendi Syavaat tersenyum setelah mengikuti khitan massal. Pasalnya, siswa kelas 1 SMP ini mengaku tidak merasakan sakit saat disunat/khitan karena sebelumnya diberi bius. Rendi yang didampingi sang Ibu ini mengatakan memang ingin disunat sehingga tidak merasa takut.

” Agak sakit waktu disuntik bius,setelah itu tidak rasa lagi,” tuturnya sembari tersenyum.

Usai dikhitan, anak-anak peserta khitan kemudian diberi obat oleh petugas kesehatan serta menerima bingkisan berupa sarung, peci dan paket makanan. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Hermus Indou Tegaskan Tak Ada Pungli di Sekolah: Ijazah Merupakan Hak Pribadi Siswa

3 Oktober 2026 - 14:31 WIT

Dari TK hingga SMA, Program Pendidikan Gratis Resmi Diluncurkan Pemkab Manokwari

3 Oktober 2026 - 14:27 WIT

Kapolresta Manokwari Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

1 Oktober 2026 - 15:15 WIT

Sambut HUT ke-81 TNI, Dandim 1801/Manokwari Pimpin Karya Bakti Bersihkan Kali Sahara

25 September 2026 - 14:55 WIT

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Anjangsana ke Warakawuri

24 September 2026 - 19:24 WIT

Bupati Hermus Indou: Masa Jabatan Ketua STT Erikson-Tritt Diperpanjang Dua Tahun

20 September 2026 - 21:02 WIT

Trending di MANOKWARI