Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

EKONOMI & BISNIS · 6 Des 2022 14:26 WIT

Pasar Sementara Wosi Diresmikan, Bupati Hermus Larang Pedagang Jual BBM


 Pasar Sementara Wosi Diresmikan, Bupati Hermus Larang Pedagang Jual BBM Perbesar

MANOKWARI–  Setelah 6 bulan pasca terbakar  pada Mei lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari meresmikan pasar sementara Wosi, Selasa (6/12/2022). Bupati Manokwari mengingatkan agar pedagang tertib dalam berdagang terutama melarang untuk tidak menjual BBM di area pasar darurat.

Bupati Manokwari Hermus Indou saat meresmikan pasar darurat Wosi menghimbau kepada seluruh pedagang agar tertib dalam berjualan nantinya setelah pembagian los. Dirinya juga melarang ada pedagang yang menjaul minyak tanah maupun BBM di area pasar, menghindari kejadian yang sama tidak terulang lagi.


“Setelah pasar sementara diresmikan, para pedagang diharapkan tertib terhadap aturan. Tidak menjual BBM di lingkungan pasar serta setiap pedagang dapat mengelola sampah”, ujar Hermus.

Bupati juga menambahkan bahwa pembagian los akan dilakukan dalam waktu kedepan dan akan mengutamakan pedaganag yang tempat jualannya terbakar pada Mei lalu.

“Pembagian los di pasar ini akan dilakukan oleh Dinas perdagangan, yang akan diprioritaskan kepada pedagang terdampak kebakaran. Satu minggu sejak diresmikan, Dinas perdagangan sudah dapat membagi lapak pasar kepada para pedagang terdampak kebakaran”, tambahnya.

Dalam laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari Tajudin, menjelaskan bahwa pada awal pengerjaan dilakukan penimbunan hingga memakan biaya sebesar Rp.1.180.654.000, yang dikerjakan oleh PT. Sasana Karya, lalu di lanjutkan dengan pembangunan konstruksi pasar.


Kebutuhan anggaran pengerjaan konstruksi pasar tersebut senilai Rp 13.819.349.000. Total anggaran pembangunan pasar sementara Wosi sebesar Rp.15.000.003.000 dengan massa pengerjaan selama enam bulan.

“Itu diluar timbunan. Angka ini kami sampaikan estimasi karena dalam kondisi bencana setelah selesai pekerjaan baru diaudit oleh tim audit. Bisa jadi berkurang bisa jadi bertambah sedikit,” kata Tajudin. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 181 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi

4 Juli 2026 - 16:05 WIT

Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka

4 Juli 2026 - 15:50 WIT

Diharapkan Durian Manokwari Beri Warna Tersendiri Bagi Peserta Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:22 WIT

Durian Mulai Banjiri Kota Manokwari Jelang Perhelatan Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:10 WIT

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Trending di MANOKWARI