Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

PENDIDIKAN & KESEHATAN · 3 Sep 2023 12:46 WIT

Ketua DPD PPNI Pegaf Dukung Akreditasi 9 Puskesmas Dilaksanakan Tahun Ini


 Ketua DPD PPNI Pegaf Dukung Akreditasi 9 Puskesmas Dilaksanakan Tahun Ini Perbesar

PEGUNUNGAN ARFAK – Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Hendrik H. Iba mendukung upaya akreditasi 9 puskesmas di Kabupaten Pegaf di tahun 2023. Menurutnya akreditasi puskesmas perlu dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan Permenkes no.34 tahun 2022 tentang akreditasi puskesmas.

Hendrik Iba mengatakan dari 9 (sembilan) Puskesmas yang ada di Pegaf, 4 (empat) diantaranya sudah mengantongi akreditasi dasar yakni puskesmas Anggi, Hink, Taige dan Minyambouw. Sedangkan 5 puskesmas lain yang baru akan mengikuti akreditasi yakni Testega, Didohu, Sururey, Catubouw, dan Anggi Gida.

” Kami dari PPNI mendukung akreditasi dan reakreditasi 9 puskesmas di Pegaf yang akan dilaksanakan tahun ini,” ujar Hendrik, Minggu (3/9/2023).

” Dari 9 puskesmas, 4 sudah akreditasi dasar dan akan ditingkatkan ke akreditasi madya, sedangkan 5 lainnya baru pertama mengikuti akreditasi,” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pegaf yang telah mendukung dan menganggarkan dana untuk akreditasi 9 puskesmas tersebut.

Lanjut, Hendrik yang juga merupakan perawat di Puskesmas Testega ini mengatakan setelah dilakukan worshop pada bulan Juni lalu, saat ini 9 puskesmas tengah menyiapkan dokumen untuk akreditasi sembari melengkapi fasilitas penunjang puskesmas lainnya yang menjadi poin penilaian dalam akreditasi.

Disinggung terkait kendala, Hendrik menuturkan jika beberapa puskesmas di Pegaf masih kekurangan tenaga farmasi, apoteker dan juga ahli gizi seperti yang terjadi di Puskesmas Testega. Namun demikian, pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim pendamping dari Dinas Kesehatan untuk mencari solusi.

” Sekarang ini kami fokus penyiapan dokumen untuk akreditasi dan terima kasih karena Dinas Kesehatan Kabupaten Pegaf selalu aktif berkomunikasi dengan kami di 9 Puskesmas,” tambahnya.

Nantinya, apabila seluruh dokumen dari 9 Puskemas di Kabupaten Pegaf telah selesaikan, maka akan diinput dalam aplikasi dan dapat diajukan untuk akreditasi di tahun ini.

” Kami harap akreditasi bisa dilakukan tahun ini dan Mohon dukungan juga dari masyarakat agar akreditasi bisa berjalan dengan lancar,” pungkas Hendrik. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 212 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wulai Akui Kemudahan Ubah Data Peserta Cukup Pakai Aplikasi Mobile JKN

16 Maret 2025 - 12:20 WIT

Pembayaran Iuran JKN Kini Semakin Mudah, Praktis dan Efisien

9 Maret 2025 - 18:28 WIT

Pindah Faskes Dengan Mudah, Yohanis Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

2 Maret 2025 - 14:22 WIT

Ketua PSW YPK Manokwari Dukung Program Makan Bergizi Gratis

21 Februari 2025 - 19:15 WIT

Philep Akui Pelayanan Kesehatan Dengan Program JKN Kini Semakin Mudah Dan Cepat

16 Februari 2025 - 19:47 WIT

Program REHAB Bantu Rosy Lunasi Tunggakan Iuran JKN

13 Februari 2025 - 13:13 WIT

Trending di PENDIDIKAN & KESEHATAN