PEGUNUNGAN ARFAK – Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Hendrik H. Iba mendukung upaya akreditasi 9 puskesmas di Kabupaten Pegaf di tahun 2023. Menurutnya akreditasi puskesmas perlu dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan Permenkes no.34 tahun 2022 tentang akreditasi puskesmas.
Hendrik Iba mengatakan dari 9 (sembilan) Puskesmas yang ada di Pegaf, 4 (empat) diantaranya sudah mengantongi akreditasi dasar yakni puskesmas Anggi, Hink, Taige dan Minyambouw. Sedangkan 5 puskesmas lain yang baru akan mengikuti akreditasi yakni Testega, Didohu, Sururey, Catubouw, dan Anggi Gida.
” Kami dari PPNI mendukung akreditasi dan reakreditasi 9 puskesmas di Pegaf yang akan dilaksanakan tahun ini,” ujar Hendrik, Minggu (3/9/2023).
” Dari 9 puskesmas, 4 sudah akreditasi dasar dan akan ditingkatkan ke akreditasi madya, sedangkan 5 lainnya baru pertama mengikuti akreditasi,” jelasnya.
Dirinya juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pegaf yang telah mendukung dan menganggarkan dana untuk akreditasi 9 puskesmas tersebut.
Lanjut, Hendrik yang juga merupakan perawat di Puskesmas Testega ini mengatakan setelah dilakukan worshop pada bulan Juni lalu, saat ini 9 puskesmas tengah menyiapkan dokumen untuk akreditasi sembari melengkapi fasilitas penunjang puskesmas lainnya yang menjadi poin penilaian dalam akreditasi.
Disinggung terkait kendala, Hendrik menuturkan jika beberapa puskesmas di Pegaf masih kekurangan tenaga farmasi, apoteker dan juga ahli gizi seperti yang terjadi di Puskesmas Testega. Namun demikian, pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim pendamping dari Dinas Kesehatan untuk mencari solusi.
” Sekarang ini kami fokus penyiapan dokumen untuk akreditasi dan terima kasih karena Dinas Kesehatan Kabupaten Pegaf selalu aktif berkomunikasi dengan kami di 9 Puskesmas,” tambahnya.
Nantinya, apabila seluruh dokumen dari 9 Puskemas di Kabupaten Pegaf telah selesaikan, maka akan diinput dalam aplikasi dan dapat diajukan untuk akreditasi di tahun ini.
” Kami harap akreditasi bisa dilakukan tahun ini dan Mohon dukungan juga dari masyarakat agar akreditasi bisa berjalan dengan lancar,” pungkas Hendrik. (ACM)






















