Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PENDIDIKAN & KESEHATAN · 29 Jul 2023 18:46 WIT

Keren, Tiga Siswi SMAN 2 Manokwari Bawa Nama Provinsi Papua Barat Di Tingkat Nasional


 Keren, Tiga Siswi SMAN 2 Manokwari Bawa Nama Provinsi Papua Barat Di Tingkat Nasional Perbesar

MANOKWARI – Prestasi gemilang ditorehkan tiga siswi SMA N 2 Manokwari yang berhasil mengikuti sejumlah perlombaan hingga tingkat Nasional di tiga kegiatan berbeda.

Ketiga anak ini yaitu Estelina Felicia Chai yang mewakili Papua Barat untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi, Dewi Aulia Syahwitri Adi mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Ketua Osis SMA Nasional mewakili Papua Barat dan Orpanita Mandowen yang terpilih mengikuti Gita Bahana Nusantara dari Papua Barat.

Kepala SMA N 2 Manokwari, Baik Bangun menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan bentuk implementasi dari kurikulum merdeka belajar yang membebaskan murid, juga guru untuk mengembangkan potensi diri tidak hanya dalam bidang akademi.

“Dengan adanya kurikulum Merdeka Belajar dapat merubah paradigma lama dimana kurikulum ini lebih membebaskan murid dan guru untuk berekspresi dalam proses belajar mengajar”, katanya.

Lanjut, Bangun mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam Olimpiada Sains Nasional yang diikuti tiap tahunnya, ada 27 siswa yang diikutkan pada tingkat Kabupaten dan 5 yang lanjut hingga di tingkat Provinsi.

“Kami mengikuti 9 mata lomba dalam Olimpiada Sains Nasional dari tingkat Kabupaten hingga Provinsi, yang lolos ke tingkat Provinsi ada sebanyak 5 siswa dan ke tingkat Nasional ada 1 siswa pada bidang Ekonomi”, jelasnya.

“Dengan keikutsertaan pelatihan ini untuk memacu teman lain untuk ikut berprestasi, ini juga membanggakan sekolah dan keluarga. Selain mendidik kami juga berusaha mendorong para siswa untuk dapat meraih prestasi di luar sekolah untuk bekal nantinya kedepan”, tutur Bangun.

Sementara itu, Dewi Aulia Syahwitri Adi siswi kelas 12 ini, mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Ketua Osis SMA Nasional mewakili Papua Barat yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia.

Dirinya menyampaikan, dalam kegiatan pelatihan ini akan diberi pembekalan cara melatih jiwa kepemimpinan yang bisa berguna bagi generasi emas. Dewi mengatakan dirinya terpilih mewakili Papua Barat, setelah sebelumnya telah mengirimkan esai mengenai transformasi Pendidikan di era digital, yang langsung dinilai oleh panitia di tingkat pusat. Dari tulisannya, ia dipilih mewakili Papua Barat bersama 99 ketua OSIS di seluruh Indonesia.

Selain Dewi, ada pula siswa kelas 12 IPS yakni Estelina Felicia Chai yang berhasil mewakili Papua Barat untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi.

Dirinya yang juga selalu mendapat peringkat pertama di kelas, sempat mengikuti OSN namun hanya sampai di tingkat Provinsi. Namun dengan kegigihannya, tahun ini dirinya berhasil lolos hingga ke Nasional mewakili Papua Barat yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus mendatang.

“Persiapan saya dibantu dan dibimbing dua Guru Ekonomi dan juga saya mencari referensi dari internet. Sejak ikut OSN saya semakin mendalami dan suka dengan bidang Ekonomi”, tutur Estelina.

“Penilaian yang diambil bagaimana kami mengangkat isu yang sedang terjadi di masyarakat. Kami harus membuat esai, dan saya membahas topik transformasi pendidikan di era digital. Esensi yang saya ingin sampaikan agar generasi muda dapat maju di era digital”, sambungnya.

Selain keduanya, Orpanita Mandowen yang juga duduk dibangku kelas 12 akan mewakili Papua Barat mengikuti Gita Bahana Nusantara yang akan bernaynyi paduan suara mengisi acara 17 Agustus di Istana Merdeka. Mengikuti seleksi pada 22 Juli, lalu dirinya terpilih bersama 3 lainnya yang sudah duduk di bangku Universitas (Mahasiswa) dari 50 peserta lain yang mengikuti seleksi.

Dirinya menyampaikan bahwa bakat bernyanyinya diasah saat di rumah dan sering bernyanyi di Gereja. Bahkan dirinya belum pernah mengikuti ajang tingkat nasional sebelumnya.

“Saya sering bernyanyi di Gereja dan untuk persiapan seleksi kemarin saya berlatih di rumah. Saya akan berangkat ke Jakarta ditanggal 1 Agustus 2023 nanti. Belum pernah mengikuti kegiatan nasional sebelumnya, baru kali ini seleksi juga”, ucap Orpanita.

Ketiga siswi ini diharapkan dapat menjadi contoh dan pemicu kepada siswa lain untuk dapat mengembangkan bakat maupun minat baik dalam bidang akademi maupun non akademi. (ACM_2) 

Artikel ini telah dibaca 314 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wulai Akui Kemudahan Ubah Data Peserta Cukup Pakai Aplikasi Mobile JKN

16 Maret 2025 - 12:20 WIT

Pembayaran Iuran JKN Kini Semakin Mudah, Praktis dan Efisien

9 Maret 2025 - 18:28 WIT

Pindah Faskes Dengan Mudah, Yohanis Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

2 Maret 2025 - 14:22 WIT

Ketua PSW YPK Manokwari Dukung Program Makan Bergizi Gratis

21 Februari 2025 - 19:15 WIT

Philep Akui Pelayanan Kesehatan Dengan Program JKN Kini Semakin Mudah Dan Cepat

16 Februari 2025 - 19:47 WIT

Program REHAB Bantu Rosy Lunasi Tunggakan Iuran JKN

13 Februari 2025 - 13:13 WIT

Trending di PENDIDIKAN & KESEHATAN