Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

EKONOMI & BISNIS · 29 Sep 2023 20:03 WIT

KPP Manokwari Sebut Sektor Pemerintahan Sumbang Pajak Tertinggi Hingga 67,1%


 KPP Manokwari Sebut Sektor Pemerintahan Sumbang Pajak Tertinggi Hingga 67,1% Perbesar

MANOKWARI – Realisasi Penerimaan Pajak Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya sampai dengan 31 Agustus sudah mencapai 1,45Triliun. Untuk Klasifikasi Lapangan Usaha pajak, sektor Pemerintahan sumbang angka tertinggi, bertumbuh 67,1%.

Disampaikan saat Press Conference APBD, di kantor DJPb Papua Barat oleh Plh Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manokwari Dipo Pinilih menyampaikan, kinerja penerimaan pajak di Papua Barat dan Papua Barat Daya dengan target Rp 2,92 Triliun hingga Agustus 2023 sudah mencapai Rp 1,45 Triliun (49,56%), Jumat (29/9/2023).

Lebih lengkap dijelaskan untuk penerimaan pajak tahun 2023 di sumbang dari PPh Non Migas sebesar Rp 702,72 Milyar, PPN dan PPnBM sebesar Rp 696,82 Milyar, Pajak lainnya sebesar Rp 16,36 Milyar dan PBB sebesar Rp 33,40 Milyar.

Dijelaskan dari realisasi penerimaan tahun 2022 dan tahun 2023 pajak yang mengalami penurunan yaitu PPh Non Migas turun sekitar 9,74% dan PBB turun sekitar 65,30%.

“Dilihat dari realisasi tahun ke tahun penerimaan pajak mengalami penurunan di pajak PPh Non Migas dan PBB, kalau untuk PBB dikarenakan beberapa Perusahaan mengalai pergeseran pembayaran”, ujarnya.

Pertumbuhan pajak perbulannya juga mengalami penurunan pada bulan Maret, Juni dan Agustus yang dipengaruhi beberapa jenis pajak.

Penerimaan pajak per Klasifikasi Lapangan Usaha pajak terdapat lima sektor unggulan mencakup administrasi pemerintahan, pertahanan dan jeminan sosial wajib, Pertambangan dan penggalian, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan kendaraan serta Industri pengolahan.

“Penerimaan Pajak per KLU, secara sektoral disumbangkan oleh 5 sektor yang memiliki kontribusi terbesar hanya ada 1 satu sektor yang mengalami pertumbuhan positif yaitu sektor usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jeminan sosial wajib yang bertumbuh 67,1%.”, tukasnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 172 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SwissBel Hotel Manokwari Launching Promosi “Ramadhan Delight” Dengan Harga 150 Ribu

27 Februari 2025 - 20:43 WIT

Panen Perdana Kangkung, Tangguh Dorong Keberlanjutan Kebun Hidroponik

25 Oktober 2024 - 20:25 WIT

Swiss-Belhotel Manokwari Launching “Pojok Jajanan” Mulai Harga Rp 14.000 Berlaku Sepekan

23 September 2024 - 17:30 WIT

Update Harga BBM Terbaru Agustus 2024, Pertamina Tetap Paling Murah

9 Agustus 2024 - 15:48 WIT

Bantu Kebutuhan Pangan Masyarakat, Pemda Manokwari Gelar Pasar Murah

13 Juni 2024 - 10:58 WIT

Dekranasda Manokwari Dan Papua Youth Creative Hub Kolaborasi Buka Pasar Ramadhan

19 Maret 2024 - 19:37 WIT

Trending di EKONOMI & BISNIS