Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 3 Jun 2024 17:41 WIT

Imbauan Pemerintah Kabupaten Manokwari Untuk Pemberian Imunisasi Polio


 Imbauan Pemerintah Kabupaten Manokwari Untuk Pemberian Imunisasi Polio Perbesar

MANOKWARI – Pemerintah kabupaten Manokwari melalui Dinas Kesehatan, mengimbau masyarakat khususnya orang tua untuk membawa anak-anak usia 0-7 tahun untuk mendapatkan imunisasi polio.

Hal ini terkait dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan pada tahun 2024.

Marthen menjelaskan bahwa pada tahun 2022, tiga kasus polio baru ditemukan di wilayah Papua, sehingga Kementerian Kesehatan RI memutuskan untuk melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) secara serentak. Tahap pertama dilakukan di wikayah Papua yang dimulai secara serentak pada 27 Mei 2024, dan di Papua Barat secara resmi dilaunching oleh Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, di Puskesmas Sowi 4, Manokwari.

Di Manokwari, target imunisasi polio mencakup sekitar 27.747 anak berusia 0 hingga 7 tahun 11 bulan 29 hari. Anak-anak yang belum berusia 8 tahun tetap termasuk dalam sasaran imunisasi. Marthen menekankan bahwa imunisasi ini dapat diperoleh di posyandu, puskesmas, pustu, satuan pendidikan TK dan SD, kelompok bermain, serta tempat penitipan anak.

“Walaupun di Papua Barat belum ditemukan kasus polio, satu-satunya cara pencegahan adalah melalui imunisasi,” ujar Marthen Rantetampang.

Marthen Rantetampang mengajak para orang tua untuk aktif membawa anak-anak mereka ke pos pelayanan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Anak-anak akan mendapatkan total 8 tetes vaksin polio selama pekan imunisasi, dengan 2 tetes pada tahap pertama, 2 tetes pada tahap kedua, dan 2 tetes masing-masing pada bulan Agustus dan September.

Program imunisasi dimulai pada 27 Mei dan berlangsung selama 7 hari, ditambah 5 hari untuk sweeping anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi. Tahapan serupa juga akan dilakukan pada bulan Agustus dan September untuk memastikan seluruh anak mendapatkan haknya dan terhindar dari polio.

Diharapkan, dengan partisipasi aktif masyarakat, upaya pencegahan polio di Papua Barat dapat berjalan lancar dan efektif.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 TNI, Dandim 1801/Manokwari Pimpin Karya Bakti Bersihkan Kali Sahara

25 September 2026 - 14:55 WIT

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Anjangsana ke Warakawuri

24 September 2026 - 19:24 WIT

Bupati Hermus Indou: Masa Jabatan Ketua STT Erikson-Tritt Diperpanjang Dua Tahun

20 September 2026 - 21:02 WIT

548 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Musprovlub KONI Papua Barat di Manokwari

17 September 2026 - 20:18 WIT

HUT ke-48 FKPPI, Dr. Agustinus Warbal Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Nasionalisme

12 September 2026 - 16:08 WIT

Kodim 1801/Manokwari Bangun RTLH Tipe 45 untuk Pendeta Rumerius Muabuay Sambut HUT ke-81 TN

11 September 2026 - 06:38 WIT

Trending di MANOKWARI