MANOKWARI – Rumah sakit Provinsi Papua Barat ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan Pesparawi XIV. Rumah sakit yang memiliki fasilitas terlengkap di Manokwari ini juga menyediakan dua ruang khusus VVIP bagi para pejabat yang terlibat langsung pada ajang nasional umat kristiani ini. Demikian disampaikan Direktur Rumah Sakit Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap usai mengikuti apel gabungan rutin Pemprov Papua Barat yang digelar di halaman kantor gubernur arfai manokwari, Senin (15/6/2026).
Dokter Arnold Tiniap mengatakan, rumah sakit Provinsi Papua Barat menjadi rumah sakit rujukan dengan metode rujukan berjenjang karena seluruh kontingen pesparawi berdomisili di berbagai wilayah yang berbeda sehingga jika ada peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat langsung dilayani pada pusat layanan kesehatan terdekat namun jika membutuhkan layanan kesehatan lanjutan, dapat langsung dirujuk ke RSUD Papua Barat.
“Jika ada peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat langsung dilayani pada pusat layanan kesehatan terdekat. Namun jika membutuhkan layanan kesehatan lanjutan, dapat langsung dirujuk ke RSUD Papua Barat,” ujar Direktur RSUD Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap.
Selain itu untuk memberikan pelayanan kesehatan optimal, rumah sakit milik Pemprov Papua Barat ini juga menyediakan dua ruang khusus vvip yang diperuntukan bagi para pejabat negara jika membutuhkan pelayanan kesehatan selama mengikuti kegiatan pesparawi XIV di Manokwari yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 28 juni mendatang.
Sementara itu terkait pelayanan kesehatan optimal kepada seluruh peserta pesparawi yang berjumlah lebih dari lima ribu orang, Dokter Arnold Tiniap mengungkapkan, rumah sakit Provinsi Papua Barat mengirimkan puluhan tenaga medis baik dokter maupun perawat yang tergabung dalam tim kesehatan panitia Pesparawi XIV.
Walau bergabung dalam kepanitiaan namun pelayanan kesehatan di RSUD Papua Barat tetap berjalan seperti biasa karena jadwal yang telah diatur dengan baik sehingga tidak mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang datang berobat di rumah sakit milik pemerintah Provinsi Papua Barat ini.
“Walau bergabung dalam kepanitiaan, namun pelayanan kesehatan di RSUD Papua Barat tetap berjalan seperti biasa karena jadwal yang telah diatur dengan baik,” kata dr. Arnold Tiniap menjamin layanan publik tidak terganggu. [Amstrong Lucas]






















