Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

PAPUA BARAT · 25 Jun 2026 10:42 WIT

Munas LPPN 2026 Forum Penentuan Tuan Rumah Pesparawi Nasional Selanjutnya


 Munas LPPN 2026 Forum Penentuan Tuan Rumah Pesparawi Nasional Selanjutnya Perbesar

MANOKWARI – Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di sela pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Niu Manokwari tersebut menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan Pesparawi dari seluruh Indonesia untuk membahas arah kebijakan serta pengembangan penyelenggaraan Pesparawi secara nasional.

Pembukaan sidang Munas untuk sementara dipimpin oleh Jeane Marie Tulung selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI. Ia didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Kristen, Johni Tilaar, serta Direktur Urusan Agama Kristen Ditjen Bimas Kristen, Luksen Jems Mayor.

“Momentum Munas ini untuk mengevaluasi program kerja LPPN, memperkuat konsolidasi antarlembaga, serta merumuskan langkah-langkah inovatif ke depan dalam rangka pembinaan umat Kristen dan menata organisasi agar terus menjadi mitra strategis pemerintah,” ujar Jeane saat membuka Munas LPPN 2026.

Musyawarah Nasional dihadiri unsur Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, pengurus LPPN, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) provinsi se-Indonesia, Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarakat Kristen Kementerian Agama dari berbagai daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta panitia pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Ketua III LPPN, Untung P. Siahaan, mengatakan pelaksanaan Munas merupakan amanat Peraturan Menteri Agama Nomor 19 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional.

Menurutnya, melalui forum tersebut peserta Munas akan menyusun dan menetapkan Garis-Garis Besar Program LPPN sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan organisasi pada masa mendatang.

“Dalam pelaksanaan musyawarah tentunya akan banyak perbedaan pendapat. Namun, banyaknya pendapat itu diharapkan dapat disatukan menjadi rekomendasi yang konkret untuk kemajuan LPPN dan umat Kristen,” kata Siahaan.

Selain itu, Munas juga menjadi wadah untuk membahas, mengevaluasi, serta mengambil keputusan terhadap berbagai isu strategis terkait pengembangan Pesparawi di Indonesia.

Salah satu agenda penting yang akan dibahas adalah penetapan waktu dan lokasi pelaksanaan Rapat Kerja Nasional LPPN, termasuk penentuan tuan rumah serta waktu penyelenggaraan Pesparawi Nasional berikutnya.

Untung berharap seluruh delegasi yang hadir dapat berpartisipasi aktif dalam setiap pembahasan dan pengambilan keputusan strategis guna memperkuat pembinaan kehidupan bergereja melalui seni musik dan paduan suara gerejawi di Indonesia. [ACM_7]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pangkogabwilhan III Sebut Pembangunan di Papua Tidak Bisa Gunakan Kekerasan Bersenjata

25 Juni 2026 - 21:36 WIT

37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI

25 Juni 2026 - 21:33 WIT

Kontingen Kaltim Apresiasi Pelayanan Apik Panitia Pesparawi XIV Papua Barat

24 Juni 2026 - 15:58 WIT

Lima Kasus Kesehatan Peserta Pesparawi Nasional Terpaksa Dirawat di RSUD

24 Juni 2026 - 15:43 WIT

Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

24 Juni 2026 - 15:23 WIT

Debut Perdana, Octavianus Lumembang Bersyukur Tampil Maksimal di Pesparawi Nasional XIV

23 Juni 2026 - 19:30 WIT

Trending di PAPUA BARAT