MANOKWARI – Presiden Joko Widodo, Rabu (12/1/2022) telah mencanangkan pemberian vaksin ketiga atau booster, untuk warga lansia dan kelompok rentan yang sudah menerima vaksin dosis kedua 6 bulan sebelumnya.
Namun khusus di wilayah Papua Barat, pemberian vaksin lanjutan atau booster belum dapat dilaksanakan lantaran capaian vaksinasi di setiap Kabupaten belum mencapai target. Hal itu diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).
” Di Papua Barat vaksin booster belum bisa dilakukan karena capaian vaksinasi kita masih rendah, memang di Manokwari untuk masyarakat umum sudah 70 persen, tetapi untuk lansia dibawah 60 persen dan anak sekolah juga masih rendah” tutur Otto.
Dijelaskan Otto, vaksin lanjutan atau booster bisa dilaksanakan apabila di suatu daerah capaian vaksinasi masyarakat minimal mencapai 70 persen, sedangkan warga lansia dan anak-anak sudah 60 persen.
” Ini manokwari juga lansianya masih sekitar 27 persen,makanya tidak hanya manokwari, di semua daerah kita genjot untuk percepat vaksin 1 dan 2. Kalau targetnya sudah dipenuhi baru lanjut ke booster, mulai dari nakes dulu baru masyarakat terutama lansia dan anak-anak” imbuhnya.
Untuk itu, pihaknya bersama TNI/Polri dan seluruh stakeholder, terus melakukan upaya peningkatan vaksinasi khususnya bagi masyarakat yang berada di pedalaman, mengingat penerima vaksin di wilayah pedalaman masih sangat rendah. (ACM_2)






















