Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

EKONOMI & BISNIS · 5 Jul 2022 22:20 WIT

30 Petani Kacang Kebar Ikuti Workshop Pengolahan Kacang Tanah


 30 Petani Kacang Kebar Ikuti Workshop Pengolahan Kacang Tanah Perbesar

MANOKWARI – Kementerian Sosial bekerjasama dengan Fakultas Teknologi Pertanian UNIPA dan Koperasi Tambrauw Maju Bersinar mengelar Workshop kewirausahaan pengolahan Kacang Tanah bagi Petani kacang kebar, selama 4 hari bertempat di Kampus Fakultas Teknologi Pertanian UNIPA.

Ketua Koperasi Tambrauw Maju Bersinar Yohanis Ajoi mengatakan berangkat dari keprihatinannya melihat potensi pertanian di wilayahnya yang tidak dimanfaatkan dengan maksimal, terlebih komoditas unggul kacang kebar, sehingga harus ada inovasi yang dilakukan khususnya generasi muda Kebar.

Dengan inovasi tersebut perlu dilakukan peningkatan kapasitas petani agar mereka dapat mengolah kacang tanah menjadi produk yang lebih ekonomis dan memiliki nilai jual tinggi.

” Harapannya setelah mereka mengikuti pelatihan ini, bisa mengolah kacang jadi berbagai produk yang sesuai standar dan tidak jual mentah lagi yang buat mereka rugi karena harga jualnya tidak sesuai” ujar Ajoi.

Ketua Koperasi Tambrauw Maju Bersinar, Yohanis Ajoi

” Selanjutnya melalui wadah Koperasi ini bisa dijadikan untuk menampung, mengolah dan memasarkan hasil olahan kacang tersebut untuk perputaran ekonomi masyarakat kampung khususnya di Kebar Raya” sambungnya.

Sementara itu,Koordinator Workshop Kewirausahan Sosial Pengolahan Kacang Tanah Ir. Budi Santoso MP.,Ph.D, mengatakan diawal pihaknya telah memberikan pembekalan kepada peserta seperti, cara panen, penangan pasca panen, cara pengolahan kacang tanah yang baik, teknik packaging (kemasan) dan bisnis plane. Kemudian dilanjutkan dengan membuat produk.

Koordinator Workshop Kewirausahan Sosial Pengolahan Kacang Tanah Ir. Budi Santoso MP.,Ph.D,

“Ada lima produk yang kami berikan saat praktek sekarang yaitu kacang disco original,kacang disco rasa pedas, kacang telur, kacang bawang original dan kacang bawang pedas” jelas Budi.

Budi berharap pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan dan diimplementasikan oleh peserta setelah kembali ke Kebar, mengingat potensi kacang di wilayah tersebut sangat baik.

” Dengan cara mengolahnya seperti ini tentunya akan menjadi nilai tambah pada produk kacang tanah, dan selanjutnya bisa juga dkembangkan menjadi selai kacang atau minyak dari kacang dan lain sebagainya” pungkas Budi. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 233 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Belanja Pegawai Pemprov Papua Barat Aman Dikisaran 30% Sesuai UU No.1 Tahun 2022

8 Juli 2026 - 03:56 WIT

Memimpin 2 Periode, Gubernur Dominggus Mandacan Dominggus Hasilkan 2.582 Honorer Jadi ASN Pemprov PB

7 Juli 2026 - 21:13 WIT

Gubernur Dominggus Ajak ASN Pemprov Papua Barat Belanja Hasil Kebun Lokal

3 Juli 2026 - 16:35 WIT

Dominggus : Pesparawi XIV Sukses Berkat Kerjasama Yang Baik Dari Seluruh Pihak

3 Juli 2026 - 16:19 WIT

1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026

3 Juli 2026 - 15:37 WIT

Momentum Hut Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Minta Per-Erat Hubungan Polri & Pers

2 Juli 2026 - 19:37 WIT

Trending di PAPUA BARAT