Menu

Mode Gelap
Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian

PAPUA BARAT · 1 Sep 2022 17:19 WIT

Peduli Pencegahan Stunting DWP Papua Barat Mou Dengan BKKBN


 Peduli Pencegahan Stunting DWP Papua Barat Mou Dengan BKKBN Perbesar

MANOKWARI – Memandang serius kasus stunting terhadap anak di Papua Barat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Papua Barat menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi pencegahan stunting dan gizi buruk pada anak, Kamis (1/9/2022).

Kegiatan yang diikuti anggota dan pengurus DWP sekaligus menandai awal kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua Barat.

Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber yaitu Kepala Perwakilan BKKBN Papua Barat  Philmona Yarollo, dari Dinas Kesehatan Papua Barat Andry Parinussa dan dr. Sri Fatmi Watamponne.


Ketua DWP Papua Barat Sulastri Mandacan menyampaikan bahwa penanganan stunting terhadap anak harus di pandang serius dan mendapat penanganan yang benar.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa stunting telah menjadi permasalahan yang serius juga dapat menyebabkan lost generation. Hal itu menjadi ancaman bangsa di masa depan serta menyebabkan kerugian negara hingga ratusan trilyun rupiah pertahun. Sehingga ini menjadi tugas bersama dalam penanganannya”, tutur Sulastri.


Kurangnya pemahaman dan rendahnya kesadaran masyarakat mengenai stunting dan dampaknya, menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi secara serius oleh berbagai pihak. Oleh karena itu sudah sepatutnya membekali diri dengan pengetahuan yang cukup terkait penyiapan generasi penerus yang berkualitas.

Salah satu faktor terjadinya stunting ada pada masa kehamilan, dimana ibu berperan dari mengandung hingga merawat generasi muda. Maka asupan gizi dan pola hidup sehat harus diterapkan.


“Sebagai seorang ibu tentunya kita memiliki peran yang sangat penting dalam melahirkan dan merawat anak-anak generasi penerus kita. Kita semua disini bertanggungjawab atas lahirnya generasi muda penerus bangsa yang kuat, sehat dan cerdas”, pungkasnya.  (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 284 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Fonataba Sebut Persiapan Panitia Semakin Matang, Kontingen Kaimana Jadi Tamu Pertama di Manokwari

13 Juni 2026 - 15:29 WIT

Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden

13 Juni 2026 - 13:32 WIT

Jelang Pesparawi XIV, Pemprov Pabar Kerja Bakti Bersihkan Pulau Mansinam.

12 Juni 2026 - 14:55 WIT

Disbudpar Papua Barat Siap Sambut 5000 Peserta Pesparawi Ke XIV

11 Juni 2026 - 20:37 WIT

Wagub Lakotani Ajak Seluruh Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Pelaksanaan Pesparawi Nasional

10 Juni 2026 - 20:21 WIT

Kabiro PBJ Pabar Himbau ‘PAP’ Bantu Jaga Kondusivitas Jelang Pesparawi Nasional

9 Juni 2026 - 18:36 WIT

Trending di PAPUA BARAT