MANOKWARI – Aisyah Safitri, salah satu pelajar berprestasi dari SMP Yapis Manokwari menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Manokwari pada ajang Bintang Sobat SMP Tahun 2024 yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek ) RI.
Bintang Sobat SMP sendiri adalah program untuk menjaring peserta didik jenjang SMP yang berjiwa Profil Pelajar Pancasila dan dapa menjadi role model teman sebaya sebagai ekosistem pendukung dalam memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi peserta didik di Indonesia.
Para peserta yang terpilih menjadi Bintang Sobat SMP akan mendapatkan pengalaman baru, teman baru dari seluruh Indonesia, pelatihan bidang kreatif, digital dan softskil dan sertifikat elektronik selama aktif satu tahun sebagai Bintang Sobat SMP.
Aisyah Safitri sendiri merupakan anggota OSIS SMP Yapis Bidang Publikasi dan Komunikasi serta bergabung di ekstrakurikuler PMR Madya SMP Yapis dengan jabatan sebagai Ketua untuk periode tahun 2024-2025.
Putri bungsu dari pasangan Bapak Sugeng Totoraharjo dan Ibu Rahmawija Jamaluddin ini mewakili Kabupaten Kabupaten Manowari setelah melalui seleksi tahap 1 dan tahap 2 serta tahap wawancara.
“ Awalnya setelah mengetahui informasi pendaftaran Bintang Sobat SMP, dirinya kemudian melakukan pendaftaran dengan mengirimkan video profil data diri ke Direktorat SMP Kemendikbudristek RI, dan berhasil lolos ke tahap kedua,” jelasnya remaja kelahiran Manokwari ini.

Aisyah Safitri Didampingi Orang Tua dan Guru Bertolak ke Jakarta Untuk Mengikuti Ajang Bintang Sobat SMP Tingkat Nasional
Aisyah yang saat ini naik ke kelas 9 ini, mengaku pada saat seleksi tahap dua dengan syarat membuat video program prioritas, dirinya memilih tema tentang Kurikulum Merdeka yang menjadi pendidikan karakter dari Kabupaten Manokwari dan ternyata dirinya berhasil lolos dan terpilih mewakili Manokwari. Peserta didik yang gemar bermain Badminton ini berharap dapat menjadi role model bagi teman-teman di sekitarnya dan juga bagi pelajar SMP secara umum di Manokwari.
“ Pada pembuatan video tahap dua, saya memilih tema Kurikulum Merdeka karena saya merasa bisa mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan baik dan memiliki rasa percaya diri dan kecakapan dalam komunikasi yang baik,” imbuhnya.
Setelah lolos pada tahap kedua, Aisyah juga lolos tahap terakhir yaitu wawancara, dimana wawancara dilakukan secara online.
Sebagai orang tua dari Aisyah Safitri, Sugeng Totoraharjo mengapresiasi dan mendukung pencapaian yang diraih oleh putri bungsunya itu. Sugeng berharap apa yang diraih Aisyah bisa bermanfaat tidak hanya untuk sekolahnya tetapi juga untuk pelajar di Kabupaten Manokwari. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Guru dan Sekolah yang telah mendukung putrinya untuk mengikuti ajang Bintang Sobat SMP dan bisa mewakil Manokwari di tingkat Nasional.
“ Kita sebagai orang tua pada dasarnya mendukung apa yang menjadi pilihan Aisyah, dalam artian mengarahkan untuk prestasinya di sekolah, dan saat dia menyampaikan mengikuti ajang ini tentu kami suport dan beri semangat serta mendukung apa yang dibutuhkan oleh Aisyah dalam ajang itu. Saat tahu dirinya berhasil menjadi Bintang Sobat SMP mewakili Manokwari tentunya merasa senang dan bangga.,”
Dirinya berharap nantinya Aisyah bisa mengasah kemampuan serta prestasinya sehingga dapat mengarahkan masa depan atau cita-cita yang diinginkan putri ketiganya dari tiga bersaudara ini.
Tak lupa sebagai apresiasi kepada Guru, dirinya juga berusaha membiayai transportasi udara agar bisa bersama-sama mendampingi Aisyah mengikuti kegiatan Bintang Sobat SMP tingkat nasional selama 4 hari di Jakarta.
Diketahui tahapan Bintang Sobat SMP ini rupanya telah bergulir sejak bulan Februari lalu, hingga tahap penggumuman di Bulan Mei. Setelahnya pada tanggal 9-12 Juli, para pelajar yang terpilih menjadi Bintang Sobat SMP di seluruh Indonesia diundang ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan dan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, public speaking dan lainnya yang dilaksanakan oleh Dirjen SMP Kemendikbudristek RI. (ACM)






















