Manokwari Selatan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan pengembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pelatihan seni lukis dan ukir media keramik dengan ornamen budaya Papua, di Aula Masjid An’Nur, selama 5 hari, mulai tanggal 15 s/d19 November 2021.
Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Mansel Markus Waran, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Otsus Papua Barat, MR Thamrin Payapo, Kadisbudpar Papua Barat, Yusak Wabia, serta Kadisbudpar Mansel, Hendrik Mokiri.
Bupati Markus Waran dalam sambutannya mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif termasuk dalam bidang seni sangat penting dan harus mendapat dukungan penuh.

” Ekonomi kreatif dan seni bisa membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda kita dalam hal ini yang memiliki bakat di bidang seni,” ujarnya.
Waran turut mengapresiasi langkah Pemprov Papua Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang telah menggelar pelatihan peningkatan kapasitas seniman di Mansel. Dirinya berharap Balai Diklat Pelatihan di Mansel segera dimanfaatkan.
“Balai Diklat yang ada di Oransbari, kalau boleh bangunannya juga bisa dimanfaatkan untuk pelatihan seni lukis dan keramik,” imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Otsus Papua Barat, MR Thamrin Payapo mengatakan, pelatihan ini guna mendukung seniman OAP terkait produksi kerajinan keramik serta seni lukis dengan ornamen Papua.

“Selain itu ada juga bantuan peralatan kepada peserta baik yang sudah atau akan dilatih,” ucapnya.
Lanjut Thamrin, dukungan setiap elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna mensukseskan pelaksanaan peningkatan kapasitaa tersebut.
“Pembangunan ekonomi kreatif di Papua Barat menjadi mutlak sebagai sektor pilihan untuk dikembangkan agar bisa melahirkan hasil maksimal,”tukasnya. (ACM)






















