Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 17 Jun 2024 08:16 WIT

Jadi Khotib Sholat Ied Idul Adha, Ali Baham Temongmere Ajak Umat Islam Teladani Nabi Ibrahim


 Jadi Khotib Sholat Ied Idul Adha, Ali Baham Temongmere Ajak Umat Islam Teladani Nabi Ibrahim Perbesar

MANOKWARI – Sholat Ied Idul Adha 1445 H /2024 M yang dilaksanakan di lapangan Kodim 1801 Manokwari, Senin (17/6/2024) dipadati ribuan umat islam. Bertindak sebagai Khotib, Ali Baham Temongmere yang juga Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat 

Sholat Ied Idul Adha dimulai pada pukul 7 pagi, digelar di sejumlah masjid dan lapangan di Kabupaten Manokwari, salah satunya lapangan Kodim 1801/Manokwari. Sholat Ied turut di ikuti sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Papua Barat dan Pemda Manokwari.

Dalam hikmah Idul Adha, Ali Baham Temongmere mengajak umat untuk belajar dari karakter nabi Ibrahim, yang sejak muda mempertahankan nilai-nilai kebenaran dan tidak bisa membiarkan kebathilan.

“Dalam kehidupan kita sekarang kita banyak dapat di orang yang tidak mampu mempertahankan idealisme atau dengan kata lain tidak Istiqomah tidak tercermin “, ujarnya.

Poin kedua, disampaikannya di mana Nabi Ibrahim as dan keluarganya adalah selalu berbaik sangka, baik itu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, diri sendiri maupun orang lain.

Poin ketiga yang disampaikannya merupakan pelajaran dari nabi Ibrahim adalah menghidupkan suasana dialogis dalam keluarga. 

” Selanjutnya pelajaran dari Nabi Ibrahim adalah memiliki ketajaman hati. Banyak orang yang hatinya tumpul, sehingga tidak mengerti isyarat yang diberikan “, ucapnya.

Artinya larangan dan perintah yang diberikan, tidak harus diberikan atau disampaikan secara terang-terangan, namun hanya dalam isyarat. Dirinya berpesan kepada jamaah agar dapat mencontoh Nabi Ibrahim dalam menjalankan hidup.

Diakhir khutbahnya, Ali Baham mengajak untuk menjaga kebersamaan, solidaritas, dalam negara tercinta. Umat Islam harus jadi penguat, pemersatu dan Rahmat bagi banyak orang.

“Hewan kurban yang Insya Allah disembelih jangan makan sendiri, saya imbau kepada semuanya agar juga memberikan kepada keluarga terdekat, apapun agamanya. Inilah barangkali rasa peduli sosial kita bahwa wujud Islam sebagai rahmat sekalian alam”, pesan ABT (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 TNI, Dandim 1801/Manokwari Pimpin Karya Bakti Bersihkan Kali Sahara

25 September 2026 - 14:55 WIT

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Anjangsana ke Warakawuri

24 September 2026 - 19:24 WIT

Bupati Hermus Indou: Masa Jabatan Ketua STT Erikson-Tritt Diperpanjang Dua Tahun

20 September 2026 - 21:02 WIT

548 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Musprovlub KONI Papua Barat di Manokwari

17 September 2026 - 20:18 WIT

HUT ke-48 FKPPI, Dr. Agustinus Warbal Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Nasionalisme

12 September 2026 - 16:08 WIT

Kodim 1801/Manokwari Bangun RTLH Tipe 45 untuk Pendeta Rumerius Muabuay Sambut HUT ke-81 TN

11 September 2026 - 06:38 WIT

Trending di MANOKWARI