Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 9 Okt 2024 16:07 WIT

Pemerintah Kabupaten Manokwari Terus Berupaya Tangani Pasien ODGJ


 Pemerintah Kabupaten Manokwari Terus Berupaya Tangani Pasien ODGJ Perbesar

MANOKWARI – Dalam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Pemerintah daerah kabupaten Manokwari melalui Dinas Kesehatan kabupaten Manokwari telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan mengupayakan pembangunan Rumah Sakit Jiwa di wilayah Manokwari.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Manokwari Mince Wilil menjelaskan, Pemerintah kabupaten Manokwari telah berupaya untuk menghadirkan Rumah Sakit Jiwa di Manokwari, hingga penyiapan lahan pembangunan telah dilakukan, namun berdasarkan pertemuan bersama perwakilan dari kementerian kesehatan RI dikatakan bahwa untuk pembangunan RSJ harus dilakukan oleh pemerintah provinsi maka rencana pembangunan tersebut tidak dilanjutkan. Meski demikian, penanganan pasien ODGJ terus dilakukan melalui pendampingan dan pengawasan secara maksimal, oleh tim dari dinas kesehatan bersama dinas sosial kabupaten Manokwari.

“Untuk menghadapi masyarakat atau pasien2 ODGJ yang ada di wilayah kabupaten Manokwari, seksi kesehatan jiwa sudah sangat berjuang untuk melihat masalah yang terjadi dan berkoordinasi dengan dinas sosial terkait ODGJ,” kata Mince.

Lebih lanjut dijelaskan, pada tahun 2023 jumlah pasien ODGJ sebanyak 110 orang yang tersebar di 16 puskesmas di wilayah Manokwari, telah ditangani dengan baik melalui penanganan dari puskemas dan yang keadaan berat dirujuk ke Rumah Sakit Provinsi Papua Barat namun jika tidak bisa ditangani maka dirujuk ke RSJ Abepura di Jayapura.

Dalam penanganan ODGJ diharapkan kepedulian dan kesadaran masyarakat khususnya keluarga agar dapat bekerjasama dalam menangani pasien tersebut. Karena jika tidak ditangani dengan baik maka pengobatan dan pendampingan yang telah dilakukan akan percuma karena pasien dapat kembali ke kondisi awal. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolresta Manokwari Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

1 Oktober 2026 - 15:15 WIT

Sambut HUT ke-81 TNI, Dandim 1801/Manokwari Pimpin Karya Bakti Bersihkan Kali Sahara

25 September 2026 - 14:55 WIT

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Anjangsana ke Warakawuri

24 September 2026 - 19:24 WIT

Bupati Hermus Indou: Masa Jabatan Ketua STT Erikson-Tritt Diperpanjang Dua Tahun

20 September 2026 - 21:02 WIT

548 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Musprovlub KONI Papua Barat di Manokwari

17 September 2026 - 20:18 WIT

HUT ke-48 FKPPI, Dr. Agustinus Warbal Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Nasionalisme

12 September 2026 - 16:08 WIT

Trending di MANOKWARI