MANOKWARI, acemo.co.id — Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan bahwa kemajuan dunia pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, orang tua peserta didik, dan yayasan. Sinergi seluruh elemen tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas sekaligus membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, dan berintegritas.
Penegasan itu disampaikan Mugiyono saat menghadiri peresmian gedung Sekolah Dasar Islam Terpadu Qur’an (SDITQ) Ummul Quro di Wosi Dalam, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (10/10/2026).
Dalam sambutannya, Mugiyono menyampaikan apresiasi kepada pengelola yayasan dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan SDITQ Ummul Quro. Ia menilai kehadiran lembaga pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, meskipun kegiatan pendidikan di sekolah tersebut telah berjalan selama kurang lebih satu hingga dua tahun, peresmian gedung baru menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.
“Pendidikan itu sesungguhnya merupakan kolaborasi pemerintah, masyarakat, orang tua, dan pengurus yayasan. Kebersamaan inilah yang dibutuhkan untuk memajukan pendidikan,” ujar Mugiyono.
Ia menegaskan, tanggung jawab memajukan pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran aktif masyarakat, dukungan orang tua, serta komitmen pengelola yayasan dan tenaga pendidik juga diperlukan agar proses pembelajaran berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Mugiyono menjelaskan, kehadiran Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam peresmian tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan melalui program pendidikan gratis bagi peserta didik baru yang menjadi sasaran kebijakan tersebut pada tahun 2026.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari berkomitmen mendukung segala bentuk program pendidikan. Tahun ini, pemerintah telah memberlakukan pendidikan gratis khusus bagi siswa yang baru mendaftar, sehingga tidak ada lagi penarikan biaya apa pun,” tegasnya.
Menurut Mugiyono, kebijakan pendidikan gratis diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan keluarga yang menjadi sasaran program.
Lebih lanjut, Mugiyono mendorong SDITQ Ummul Quro agar terus berkembang dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membentuk karakter, moral, dan keimanan peserta didik.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, memiliki akhlak yang baik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga kehadiran lembaga pendidikan ini memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat,” harapnya.
Peresmian gedung SDITQ Ummul Quro diharapkan menjadi langkah penting bagi pengembangan layanan pendidikan di Manokwari. Melalui kerja sama pemerintah, yayasan, orang tua, dan masyarakat, sekolah tersebut diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berilmu, beriman, dan berkarakter. (Mega)






















