MANOKWARI – Dengan mengusung tema Transformasi dan Restorasi dalam mewujudkan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) serta Merdeka Belajar Kampus Merdeka Menuju Universitas Yang Berdaya Saing Dalam Tatanan Baru Covid-19. Universitas Papua menggelar Rapat Kerja untuk mengevaluasi kinerja selama tahun 2021 dan menyusun program kerja di tahun 2022, terutama dalam penggunaan anggaran. Rapat kerja berlangsung di Aula UNIPA, Kamis(20/1/2022).

Dalam arahannya, Rektor Universitas Papua, Dr.Meky Sagrim,SP.M.Si menyampaikan tujuan dari Rapat Kerja untuk menyusun perencanaan di tahun 2022 dan kembali mengevaluasi kinerja di tahun 2021. Tak hanya itu, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran atau DIPA juga menjadi fokus dalam pelaksanaan anggaran di Kampus untuk memberikan output yang berkembang.
“Tujuannya Raker ini untuk menyusun perencanaan di tahun 2022 dalam jangka panjang untuk tahun 2023 untuk memberikan output. Kita pastikan bahwa berapapun besarnya anggaran harus menjadikan outpun yang berkepanjangan” tutur Rektor.

Dalam pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Rektor memastikan pengelolaannya harus berbasis kinerja.
“Tahun ini di pastikan bahwa prinsip dasar dalam pengelolaan DIPA harus berbasis pada kinerja. Ada sejumlah kebijakan dari Kementerian Keuangan mengenai DIPA, dengan menerapkan maksimum pencairan atau UMP.”
Sementara itu, Manuel Rumayomi dalam laporannya mengatakan indikator penyusunan anggaran akan melihat evaluasi tahun lalu. Untuk itu diharapkan seluruh peserta dapat memberikan usulan Kinerja dan anggaran tahun 2022.

“Dalam Raker ini dapat menghasilkan dokumen laporan kinerja tahun 2021, Dokumen revisi redaksi 2021 dan usulan Kinerja dan Anggara tahun 2022.”
Rapat Kerja Universitas Papua ini dilaksanakan secara terbatas, yang diikuti oleh 56 orang dari unsur pimpinan dan tingkat Fakultas.(ACM_2)






















