Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 17 Jun 2024 09:04 WIT

Ust Ali Muchtar : Momentum Idul Adha Upaya Mengikis Kecintaan Duniawi Dengan Berkurban dan Haji


 Ust Ali Muchtar : Momentum Idul Adha Upaya Mengikis Kecintaan Duniawi Dengan Berkurban dan Haji Perbesar

MANOKWARI – Ribuan Umat Islam di Kabupaten Manokwari memadati Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1445 H, Senin (17/6/2024) pagi.

Dimulai pukul 07.00 wit, sholat ied dipimpin oleh Ustad H. Muhammad Tholib sebagai Imam dan bertindak sebagai Khotib, Ustad Muh. Ali Muchtar.

Dalam hikmah Idul adha, Ustad Ali Muchtar menyampaikan bawah Idul Adha merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan melalui kesiapan mengikuti ajaran dan meninggalkan segala larangan Allah SWT.

Dirinya menambahkan kehidupan manusia cenderung mengikuti kesenangan dunia sebagaimana diriwayatkan dalam Al-quran surat Ali Imron ayat 14.

Pada hakikatnya menyenangi harta atau kesenangan duniawi tidak dilarang dalam islam, namun harus dilakukan dengan sewajarnya dan tidak melebihi kecintaan kepada Allah SWT.

” Mari kita jadikan nilai haji dan kurban sebagai upaya mengikis kecintaan syahwat duniawi karena kesenangan duniawi hanya akan mengantar kita kepada pelanggaran norma, baik norma agama, negara, dan masyarakat seperti korupsi, membunuh dan berbuat kejahatan,” tuturnya.

Idul Adha menjadi simbol keteladanan Nabi Ibrahim as yang pribadinya mampu memprioritaskan Allah diatas segalanya. Peristiwa yang dialami Nabi Ibrahami merupakan contoh teladan yang harus ditanamkan dalam diri setiap insan muslim, sehingga tidak menurut pada hawa nafsu duniawi.

Seperti halnya berkurban yang diniatkan untuk Allah SWT akan mampu menyadarkan manusia sebagai ujian untuk menjadi manusia yang bertaqwa.

” Setiap muslim harus meyakini bahwa harta yang dikeluarkan seperti untuk haji dan juga berkurban, niscaya tidak akan berkurang hartanya melainkan akan dilipat gandakan rejekinya,” ujar Ustad Ali.

Sementara itu, diketahui Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 14 ekor sapi dan 1 kambing. Sedangkan secara keseluruhan hewan kurban yang akan disembeli menurut data Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari yaitu sebanyak 470 ekor sapi dan 13 ekor kambing. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 TNI, Dandim 1801/Manokwari Pimpin Karya Bakti Bersihkan Kali Sahara

25 September 2026 - 14:55 WIT

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Anjangsana ke Warakawuri

24 September 2026 - 19:24 WIT

Bupati Hermus Indou: Masa Jabatan Ketua STT Erikson-Tritt Diperpanjang Dua Tahun

20 September 2026 - 21:02 WIT

548 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Musprovlub KONI Papua Barat di Manokwari

17 September 2026 - 20:18 WIT

HUT ke-48 FKPPI, Dr. Agustinus Warbal Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Nasionalisme

12 September 2026 - 16:08 WIT

Kodim 1801/Manokwari Bangun RTLH Tipe 45 untuk Pendeta Rumerius Muabuay Sambut HUT ke-81 TN

11 September 2026 - 06:38 WIT

Trending di MANOKWARI