MANADO – 31 Putra-Putri asli Papua penerima beasiswa Kita Cinta Papua (KCP) yang menempuh perkuliahan di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado resmi di wisuda dalam rapat sidang senat terbuka.
Dihadapan sidang Senat Terbuka, Rektor IAKN Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung, M.Pd melalui sambutannya menyatakan, Wisuda IAKN Manado Tahun 2024 kali ini sangatlah spesial dan membanggakan karena di antara 274 wisudawan dari berbagai program studi, 31 orang wisudawan adalah Putra-Putri Asli Papua penerima Beasiswa Kita Cinta Papua.
Wisuda ini juga terasa spesial karena dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Dr. Jeane Marie Tulung, Gubernur Sulawesi Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat.
Diketahui, Program Beasiswa Kita Cinta Papua digulirkan oleh Kementerian Agama. Program ini adalah program Penguatan dan Pengembangan terhadap Sumber Daya Manusia sebagai program strategis dan prioritas dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Sebagaimana dalam instruksi presiden Nomor 9 Tahun 2020, Program KCP telah digulirkan sejak tahun 2020. Para putra putri terbaik Papua penerima beasiswa itu tersebar di 6 IAKN se Indonesia. Pada kesempatan pertama, IAKN Manado berhasil mewisuda 31 Mahasiswa dari berbagai program studi antara lain Program Studi Teologi, Pendidikan Agama Kristen, Manajemen Pendidikan Kristen, Sosiologi Agama, Psikologi Agama dan Musik Gereja.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani berpesan kepada para wisudawan untuk selalu bersyukur dan berterima kasih serta menaruh rasa hormat kepada para orang tua.
“Janganlah berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai, tetapi harus terus belajar serta mengabdikan ilmu yang telah diperoleh agar dapat bermanfaat bagi Masyarakat. Karena, ilmu tanpa amal pengabdian adalah sesuatu yang sia-sia,” Ucap Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani.
Salah satu wisudawan asal Kota Sorong provinsi Papua Barat Daya, Silviana Awairaro mengatakan dirinya merasa bersyukur karena telah meraih cita-cita sebagai Sarjana Psikolog.
“Saya tidak dapat berkata apa-apa hanya dapat ucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama dan juga para dosen yang tidak sekedar menjadi dosen tetapi lebih dari itu menjadi orang tua sehingga kita dapat selesai dengan baik,” sebutnya.
“Semoga IAKN dapat mentransformasi diri menjadi Universitas,” harap Silviana.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Luksen Jems Mayor berharap, para wisudawan dapat kembali dan mengabdikan diri bagi keluarga, gereja maupun masyarakat di tanah Papua sesuai dengan semangat yang digelorakan “Kita Cinta Papua”.
“Harapan kita dengan wisuda ini sekaligus menjadi pemicu untuk para mahasiswa yang masih kuliah agar tetap semangat dan terus belajar, karena wisuda itu merupakan sesuatu hal yang pasti bagi orang-orang yang mau berusaha serta bersabar,” tegas Luksen. (rls)






















