Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

PAPUA BARAT · 15 Jul 2023 18:12 WIT

Bupati Manokwari Paparkan Sejumlah Proyek Strategis Pembangunan Daerah Kepada Wapres Ma’aruf Amin


 Bupati Manokwari Paparkan Sejumlah Proyek Strategis Pembangunan Daerah Kepada Wapres Ma’aruf Amin Perbesar

MANOKWARI – Bupati Manokwari memaparkan sejumlah program pembangunan strategis Pemerintah daerah, dihadapan Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. ddr.(H.C) K.H. Ma’aruf Amin yang didampingi Penjabat Gubernur Papua Barat, saat berkunjung di Manokwari, Sabtu (15/7/2023).

Bupati Manokwari Hermus Indou menjelaskan bahwa terdapat tiga program prioritas pembangunan infrastruktur oleh Pemkab Manokwari di tahun 2023-2024. Salah satu proyek strategis yang bernilai sejarah yakni Jembatan Pepera 1969- Lintas Teluk Sawaibu.

Dijelaskan ketiganya yaitu peningkatan kapasitas ruas jalan simpang H.Bauw-Pahlawan sepanjang 1,5 Km, peningkatan kapasitas ruas jalan Fajar Roon – Sujarwo Condronegoro sepanjang 1,72 Km dan pembangunan jembatan Pepera 1969 lintas teluk Sawaibu 350 m.

Jembatan Pepera tidak hanya menjadi simbol sejarah, namun juga mempermudahkan akses transportasi bagi masyarakat yang berdomisili di pulau peradaban orang Papua, yakni Mansinam dan begitu juga sebaliknya terhadap masyarakat yang ada di kota Manokwari.

“Pepera merupakan saat dimana Papua berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami berharap, jembatan ini akan menjadi simbol pelestarian nilai-nilai sejarah, perjuangan bangsa,” beber Bupati Hermus Indou.

Tak hanya itu, dua program stategis lain yaitu pembangunan pasar Sanggeng yang dianggarkan memakan biaya 168,2 Milyar, dengan luas tanah 27,809 m^2 dan luas bangunan 22.947 m^2 yang akan diisi oleh 394 unit kios dan 1.016 los pedagang. Manfaatnya untuk meningkatkan perekonomian rakyat dan pendapatan asli daerah.

Hal kedua yaitu penataan Kawasan Arena Publik Borasi dan Pembangunan Pasar Sanggeng, yang sudah mulai pembangunannya saat ini. Dimana untuk Kawasan Arena Publik Borasi memiliki luas lahan 23.752 m^2 dengan luas bangunan 4.903,71 m^2 berlantai dua, dengan biaya 70 Milyar.

Yang dimanfaatkan sebagai ruang terbuka publik yang representative dan memadai untuk kegiatan pemerintah dan interaksi masyarakat di Kabupaten, sebagai tempat rekreasi keluarga, sosial budaya ekonomi, keagamaan, dan olahraga bagi masyarakat di Manokwari dan sekitarnya. Juga sebagai pusat penyelenggaraan acara nasional atau regional. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 175 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Menteri Agama Direncanakan Tutup Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

27 Juni 2026 - 11:38 WIT

Papua Tengah Andalkan PSW Target Champion di Pesparawi Nasional XIV

26 Juni 2026 - 15:02 WIT

Gubernur Mandacan Pastikan Pemda Akan Penuhi Kebutuhan Dasar Ex Anggota OPM Yang Kembali ke NKRI

26 Juni 2026 - 14:46 WIT

24 Provinsi Bersaing Pada Kategori Paduan Suara Wanita Pesparawi Nasional XIV

26 Juni 2026 - 11:07 WIT

Pangkogabwilhan III Sebut Pembangunan di Papua Tidak Bisa Gunakan Kekerasan Bersenjata

25 Juni 2026 - 21:36 WIT

37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI

25 Juni 2026 - 21:33 WIT

Trending di PAPUA BARAT