MANOKWARI – Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Papua Barat berhasil mendapat 5 tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh – Sumut 2024, usai mengikuti Pra-PON kedua di NTT.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Papua Barat Clinton Tallo usai tiba di Manokwari , Rabu (1/11/2023). Dirinya menyampaikan bahwa timnya telah selesai mengikuti Pra PON kedua yang dilaksanakan di Nusa Tenggara Timur pada Oktober lalu.
“Kami mengikuti Pra Pon kedua di Nusa tenggara Timur, menuju Pon 2024. Untuk Papua Barat mendapat 5 medali 1 emas dan 4 perunggu. Ada 5 orang atlet dari Papua Barat yang akan mengikuti PON 2024, yaitu 3 Putri dan 2 putra”, ujarnya.
Untuk memaksimalkan para-para atlet menuju Pon 2024, Pertina Papua Barat akan terus mengevaluasi dan memberikan pelatihan yang maksimal kepada para atlet.
“Kami akan mengevaluasi kembali atlet-atlet dan pelatih-pelatih untuk kembali melatih potensi yang ada agar tetap fit dan kualitasnya juga semakin meningkat”, tambah Clinton.
Ketua Harian Pertina Papua Barat Goodlief Baransano menyampaikan keberhasilan tim tinju Pra PON yang sudah berjalan diharapkan bahwa tinju merupakan pekerjaan bersama untuk menuju PON 2024. Oleh karena itu partisipasi pemerintah dan seluruh pihak untuk keberhasilan Pra PON kedua.
“Saya merasa Papua Barat ini tidak kosong untuk prestasi olahraga, kami membutuhkan partisipasi juga dukungan baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat agar ke depan kami bisa memperoleh hasil yang lebih baik lagi”, harap Baransano.
Ketua Pelatih Pertina Papua Barat Peki Yomaki memaparkan kelas yang akan diikuti atlet dari Papua Barat pada Pra PON di NTT. Untuk Putri dari Papua Barat ada 7 orang yang lolos yang akan bertanding di kelas 40 – 45 kg, Kelas 48-50 kg, Kelas 52-54 kg, Kelas 54 – 57 kg, Kelas 60 – 63 kg, Kelas 63,5 – 66 kg, Kelas 66 – 70 kg
Untuk Putra sebanyak 8 petinju yang mengikuti kelas 46 – 48 kg , Kelas 48 – 51 kg, Kelas 57 sampai 60 kg, Kelas 60- 63 kg, Kelas 63,5 sampai 67 kg dan Kelas 80 kg. (ACM_2)






















