MANOKWARI SELATAN – Sebagai wujud kesinambungan Program JKN, maka pentingnya memastikan kemitraan strategis dan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari Selatan dan BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional.
Kabupaten Manokwari Selatan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan jumlah penduduk yang terjamin telah mencapai lebih dari 95% atau sebanyak 39.905 jiwa. Hingga Desember 2023, menandakan progres positif dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan di daerah ini. Moment ini diharapkan dapat lebih menguatkan pelaksanaan program jaminan kesehatan di Kabupaten Manokwari Selatan melalui kerjasama yang baik antar Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Manokwari Selatan, Tonny Wattimena manyampaikan bahwa kemitraan merupakan upaya strategis BPJS Kesehatan untuk terus memberikan edukasi program JKN kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Ia juga menyampaikan, peran stakeholder sangat vital dalam mendukung program JKN sebagai salah satu program utama pemerintah di bidang kesehatan.
Pentingnya program JKN serta beragam pelayanan yang dapat dinikmati oleh para peserta. Dinas Kesehatan merupakan salah satu mitra penting BPJS Kesehatan dalam mewujudkan program JKN secara berkesinambungan melalui edukasi dan advokasi mengenai isu-isu terkini BPJS Kesehatan,” tutur Tonny, Kamis (25/1/2024).
Dirinya menambahkan, untuk pelayanan kesehatan tidak hanya ada di Kantor BPJS Manokwari Selatan melainkan juga dapat melalui kanal yang sudah di sediakan bpjs kesehatan.
Tonny berharap melalui beragam transformasi mutu layanan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dapat disebarluaskan oleh seluruh stakeholder agar program JKN dapat berjalan secara optimal di Manokwari.
Selain itu, Tonny juga menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan memiliki beragam program dan fasilitas untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan.
“Sebagai upaya kami dalam mewujudkan transformasi mutu layanan, BPJS Kesehatan memberikan beragam program dan fasilitas kepada masyarakat Papua untuk mempermudah akses terhadap layanan yang berkualitas, seperti integrasi penggunaan NIK KTP dalam pelayanan, administrasi tanpa berkas fotocopy, program Rehab (Rencana Pembayaran Bertahap), serta kanal layanan yang beragam dan multifugsi, yaitu BPJS Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, Pandawa,” tutup Tonny. (ACM)






















