Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PENDIDIKAN & KESEHATAN · 7 Mei 2024 14:53 WIT

SMAN 2 Manokwari Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan ke-34 Sebanyak 315 Orang


 SMAN 2 Manokwari Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan ke-34 Sebanyak 315 Orang Perbesar

MANOKWARI – SMA Negeri 2 (Smanda) Manokwari menggelar pelepasan siswa-siswi kelas XII angkatan ke-34 yang telah menamatkan sekolah, Selasa (7/5/2024). Sebanyak 313 siswa-siswi dinyatakan lulus bangku kelas XII SMAN Manokwari.

Ketua Panitia Anepina Chintya Indou dalam laporannya mencetuskan slogan APARTA (Amber Papua Campur Rata) dalam acara kelulusan siswa-siswi Smanda angkatan ke-34. Dirinya mewakili seluruh siswa-siswi angkatan ke-34 mengatakan acara tersebut dilaksanakan sebagai ungkapan syukur bersama orang tua dan pihak sekolah. Selain acara pelepasan, nantinya kuga akan dilaksanakan promnight bagi para siswa yang telah lulus untuk mengenang 3 tahun  kebersamaan di Smanda.

” Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, kepala sekolah dan juga orang tua, dan acara ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur kami bersama orang tua. Sumber dana meruoakan swadaya seluruh siswa, proposal dan bantuan keluarga Hermus Indou dengan total 91 juta rupiah,” terangnya.

Ketua Komite SMAN 2 Manokwari, Kaleb Karubaba turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi para guru dan kepala sekolah, sehingga mampu membentuk karakter tiga ratusan siswa kelas XII di Smanda. Dirinya berharap siswa-siswi lulusan Smanda juga dapat mengisi universitas dan perguruan tinggi yang ada di Papua Barat khususnya Manokwari yang tidak kalah dengan daerah luar.

” Luar biasa, terima kasih kepada bapak ibu guru, dan bagi anak-anak masih panjang perjalanan anda dan belajar, belajar dan terus belajar hingga membanggakan orang tua. Saya ingat mantan Kepsek Bapak Hara, dia pernah bilang, SMAN 2 ini ada di Jalan Pertanian Wosi, tetapi tulisan atau alumninya ada dimana-mana dan terus berprestasi dan bermanfaat bagi bangsa,” tuturnya.

Sementara Kepsek SMA Negeri 2 Manokwari, Baik Bangun dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi angkatan ke-34 dengan adik kelasnya sangat baik dalam mempersiapkan acara perpisahan dan pelepasan ini.

Dikatakan Bangun, ada sebanyak 362 siswa kelas XII tetapi yang berhasil lulus dan dikembalikan ke orang tua sebanyak 315 orang. Dari 315 otu, 2 orang diantara ditunda pengumuman karena belum menyelesaikan semua proses kelulusan. Sedangkan 2 lainnya terpaksa dinyatakan tidak lulus dan sisanya ada yang memang melanggar aturan sehingga terpaksa dikeluarkan, kemudian terlibat masalah, sakit dan atau meninggal dunia.

” Aturan harus benar-benar kami tegakkan karena di SMA 2, tidak ada toleransi dalam hal pendidikan, karena kita menerapkan sekolah displin positif, harus keras tapi bukan kekerasan karena jika tidak tegas maka tidak dapat memberikan pendidikan yang baik. Hasilnya 315 ini bisa kami lepas dan sangat mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi” tutur Bangun.

” Jika ditanya setelah ini melanjutkan kemana maka kalian jangan takut bermimpi anak-anak. Dengan akreditasi A sekolah kita ini, saya jamin kalian bisa menjemput mimpi setinggi-tingginya, “sambungnya.

Lanjut, sekarang ini tersedia program afirmasi pendidikan tinggi di 29 provinsi di Indonesia dan biaya 20 persen di tanggung oleh otsus. Untuk itu, bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Selain itu banyak juga sekolah kedinasan di Indonesia yang bisa diikuti.

 ” Silahkan kalian mengikuti pilihan pendidikan yang sesuai keinginan kalian, sehingga ketika sudah menyelesaikan pendidikan itu maka kalian akan menjadi orang yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” imbuhnya.

“Pesan saya hormati kedua orang tua dan takut akan Tuhan. Dimanapun kalian berada pasti akan selalu menjadibyang terbaik jika berpegang teguh pada kedua hal tersebut.” pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan Martinus Dowansiba yang juga alumni SMAN 2 Manokwari mengatakan meski telah dikembalikan oleh pihak sekolah kepada orang tua karena telah menyelesaikan pendidikannya, orangtua masih punya kewajiban untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Dirinya mengucapak terima kasih kepada para guru yang mendidikan anak-anak disekolah tersebut dan tentunya hal itu juga didukung orang tua. Hal ini kolaborasi yang cukup baik sehingga mampu meluluskan generasi penerus yang bertalenta.

” Perjuangan bapak/ibu belum berhenti disini, dan masih harus memberikan dorongan agar anak-anak bisa lanjut ke pendidikan yang tinggi. Dan buat adik-adik

Kalau sudah mempunyai ilmu yang tinggi jangan sombong tetapi terus belajar menjadi hingga nanti jadi generasi yang pintar,” harap Martinus.

” Untuk slogan APARTA ini saya sangat apresiasi ide dari Ketua Panitia acara, saya setuju untuk dipatenkan jadi slogan SMAN 2, karena amber papua kita bersama-sama membangun daerah ini, tentunya slogan aparta ini sangat relevan dengan kondisi kita di daerah,” tambahnya.

Acara pelepasan siswa-siswi SMA Negeri 2 Manokwari ini pun diakhiri dengan penyematan piagam kepada seluruh lulusan, serra diisi tarian adat dan pemutaran video kenangan siswi kelas XII angakatan ke-34. (ACM) 

Artikel ini telah dibaca 307 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wulai Akui Kemudahan Ubah Data Peserta Cukup Pakai Aplikasi Mobile JKN

16 Maret 2025 - 12:20 WIT

Pembayaran Iuran JKN Kini Semakin Mudah, Praktis dan Efisien

9 Maret 2025 - 18:28 WIT

Pindah Faskes Dengan Mudah, Yohanis Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

2 Maret 2025 - 14:22 WIT

Ketua PSW YPK Manokwari Dukung Program Makan Bergizi Gratis

21 Februari 2025 - 19:15 WIT

Philep Akui Pelayanan Kesehatan Dengan Program JKN Kini Semakin Mudah Dan Cepat

16 Februari 2025 - 19:47 WIT

Program REHAB Bantu Rosy Lunasi Tunggakan Iuran JKN

13 Februari 2025 - 13:13 WIT

Trending di PENDIDIKAN & KESEHATAN