MANOKWARI – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, dr. Dwi Sulistiyono Yudo mengapresiasi kolaborasi apik yang terjalin bersama insan Pers dalam mengawal informasi, sosialisasi dan edukasi tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Papua Barat.
Dwi mengatakan insan pers menjadi second line BPJS Kesehatan dalam hal publikasi tentang JKN hingga ke Pelosok melalui berita yang ditulis. Untuk itu, dirinya kembali mengingatkan agar jika ada informasi yang kurang jelas tentang JKN, bisa langsung melakukan konfirmasi ke petugas BPJS.
Hal itu disampaikan usai pelaksanaan Workshop Jurnalistik dan Jamkesnews Award secara nasional yang diikuti via zoom di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari, Rabu (25/9/2024).
“ Hal ini memotivasi kita bersama termasuk insan pers untuk berkontribusi memberitakan tentang JKN dimana jika hal positif yang diberitakan maka hasilnya juga positif begitupun sebaliknya jika lebih banyak keluhan yang dipublikasikan maka citra JKN juga akan negatif. Walau demikian, bukan berarti JKN sudah sempurna tetapi kami terus berupaya berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” terang Dwi.
Dirinya berharap di tahun 2025 ada kandidat insan Pers dari Manokwari yang mengikuti workshop jurnalistik dan Jamkesnews Award di Kantor Pusat BPJS di Jakarta. Untuk itu, Dwi mengajak insan pers untuk terus bersama-sama mensosialisasikan JKN secara menyeluruh kepada masyarakat.
“ Harapannya di tahun depan ada dari Manokwari yang minimal masuk nominasi dan bisa menerima penghargaan dari kantor Pusat BPJS di Jakarta,”harapnya. (ACM)






















