Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

MANOKWARI SELATAN · 22 Jan 2021 13:05 WIT

169 Prajurit Infanteri dikjurta Abit dikmata PK TNI AD Gel 1 TA 2020 Ikuti Pembaretan


 169 Prajurit Infanteri dikjurta Abit dikmata PK TNI AD Gel 1 TA 2020 Ikuti Pembaretan Perbesar

Manokwari Selatan – Upacara penutupan latihan “Yuddahawasru pramukha” dan acara “tradisi pembaretan” siswa dikjurta Abit dikmata PK TNI AD Gel 1 TA 2020, dilaksanakan oleh Rindam XIII Kasuari bertempat di Pantai Raipawi Ransiki,Rabu (20/1/2021). Turut hadir Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, Dandim 1808 Mansel, Kapolres Mansel serta forkopimda Kabupaten Mansel.
Penutupan tersebut, ditandai dengan pemasangan baret secara simbolis kepada Prajurit oleh Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran.
Komandan Pussenif Kodiklatad dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danrindam XVIII Kasuari, Kolonel Infanteri Choirul Anam mengatakan Latihan Yuddahawastu pramukha dan tradisi pembaretan merupakan bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan hidup seorang prajurit infanteri.
“ Kegiatan ini bertujuan untuk jiwa korsa dan semangat kebersamaan antara sesama warga korps infanteri serta merupakan salah satu upaya menumbuhkan nilai-nilai kejuangan para prajurit dalam rangka mengimplementasikan segala kemampuan yang dimiliki, untuk menjadi prajurit infanteri yang handal dan selalu berhasil dalam setiap medan penugasan” terangnya.
Meski ditengah pandemi covid 19 yang menjadi permasalahan global saat ini dan adanya kebijakan ketentuan melaksanakan sistem kerja dalam tatanan normal baru di lingkungan TNI AD diharapkan tidak mengurangi esensi latihan dan nilai-nilai tradisi yang terkandung di dalamnya.
“ Dengan telah disahkan penggunaan baret dan brevet infanteri, menuntut para prajurit sekalian untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan fisik dengan didukung semangat juang, jiwa korsa serta kebangsaan yang tinggi terhadap kecabangan infanteri sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara tercinta” tutupnya.
Diketahui, prajurit Infanteri yang lulus dan mendapatkan baret dan korsf infanteri sebanyak 169 orang, dan 53 diantaranya akan mengikuti pendidikan kecabangan untuk menjadi prajurit Kostrad. (AM)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Malas Ngantor, Sekda Mansel Minta TPP Pegawai Ditahan

16 Mei 2025 - 11:24 WIT

Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun Resmi Ditutup Oleh Polda Papua Barat

3 Mei 2025 - 13:11 WIT

Menhan Kunjungi Rindam XVIII/Kasuari Di Momiwaren

3 Mei 2025 - 12:53 WIT

Tebar Kebaikan Ramadhan, Kakanwil Kemenag PB Salurkan Sembako di Momiwaren

25 Maret 2025 - 16:20 WIT

Kanwil Kemenag PB dan Pemkab Mansel Siap Bersinergi Dalam Program Keagamaan

25 Maret 2025 - 16:09 WIT

Pelaku UMKM di Mansel Dukung Program Ekonomi Kreatif Pemerintah

28 Desember 2024 - 15:59 WIT

Trending di MANOKWARI SELATAN