Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

MANOKWARI SELATAN · 9 Des 2021 17:29 WIT

Akses Jalan Wedoni Masih Tersendat Akibat Bebatuan dan Kerikil Pantai Penuhi Badan Jalan


 Akses Jalan Wedoni Masih Tersendat Akibat Bebatuan dan Kerikil Pantai Penuhi Badan Jalan Perbesar

MANOKWARI SELATAN – Setelah dihantam gelompang pasang air laut yang semakin merusak badan jalan trans Manokwari-Mansel tepatnya di Pantai Wedoni, Distrik Oransbari, Rabu kemarin., sementara ini sangat membutuhkan ketersediaan alat berat. Pasalnya, puing batu yang memenuhi badan jalan akibat dibawa gelombang air laut, menyulitkan kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor yang melintas. Dengan adanya alat berat sejenis excavator atau loader yang membantu membersihkan puing, diyakini akan memperlancar arus kendaraan di titik tersebut.

Dari pantauan media, tak jarang sejumlah mobil yang terjebak di tengah-tengah puing bebatuan, dan kesulitan untuk lolos. Bukan tidak mungkin pula, puing tersebut bisa menyebabkan kecelakaan khususnya roda dua, terpeleset akibat licinnya bebatuan. Kemacetan pun tak terhindarkan di titik tersebut, sehingga membuat mobilitas kendaraan dari Manokwari menuju Mansel, Teluk Bintuni, dan Pegunungan Arfak menjadi tersendat, begitupun sebaliknya.

Hasan, salah satu pengendara yang diwawancarai awak media di lokasi, Kamis (9/12/2021) mengungkapkan, salah satu solusi jangka pendek yang bisa dilakukan yaitu menyediakan alat berat. “Mungkin kalau pemerintah bisa tempatkan satu buah excavator untuk membersihkan batu-batu, saya kira akan sangat membantu,” ucapnya.

Pengendara mobil single cabin ini mengaku, yang menjadi kendala di titik tersebut yaitu kerikil pantai, yang teksturnya sangat licin apabila dilalui ban mobil maupun sepeda motor.  “Batu yang dibawa air laut ini licin sekali, mobil ukuran kecil sangat kesulitan kalau mau lewat,” keluhnya.

Hal Senada dikatakan Indra, salah satu pengendara truk yang kerap melintasi ruas jalan tersebut. Menurut dia, mobil berukuran besar pun terkadang harus bersusah payah melalui titik tersebut.

“Kami juga kesulitan kalau mobil dalam kondisi kosong muatan. Terkadang kami harus isi batu di dalam bak mobil, supaya mobil jadi berat dan bisa lolos dari kerikil-kerikil licin ini,” tandasnya. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 408 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Malas Ngantor, Sekda Mansel Minta TPP Pegawai Ditahan

16 Mei 2025 - 11:24 WIT

Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun Resmi Ditutup Oleh Polda Papua Barat

3 Mei 2025 - 13:11 WIT

Menhan Kunjungi Rindam XVIII/Kasuari Di Momiwaren

3 Mei 2025 - 12:53 WIT

Tebar Kebaikan Ramadhan, Kakanwil Kemenag PB Salurkan Sembako di Momiwaren

25 Maret 2025 - 16:20 WIT

Kanwil Kemenag PB dan Pemkab Mansel Siap Bersinergi Dalam Program Keagamaan

25 Maret 2025 - 16:09 WIT

Pelaku UMKM di Mansel Dukung Program Ekonomi Kreatif Pemerintah

28 Desember 2024 - 15:59 WIT

Trending di MANOKWARI SELATAN