Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

MANOKWARI · 1 Mei 2024 13:36 WIT

Aksi Demo Front Rakyat Papua Warnai Hari Integrasi Papua Ke NKRI Tanggal 1 Mei


 Aksi Demo Front Rakyat Papua Warnai Hari Integrasi Papua Ke NKRI Tanggal 1 Mei Perbesar

MANOKWARI – Puluhan massa yang mengatasnamakan diri sebagai Front Rakyat Papua (FRP) melakukan aksi longmarch dan demo damai memperingati 61 tahun hari Aneksasi/Integrasi Papua yang jatuh tanggal 1 Mei 1963 – 1 Mei 2024.

Massa pendemo tergabung dari KNPB, FNMPP, Sonamappa, FIM-Wp, GPRP dan unsur Mahasiswa. Aksi massa yang membawa atribut demonstrasi dengan seruan “Papua Darurat Militer, Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri” ini terpaksa dihentikan oleh aparat di Jalan Gunung Salju, tepatnya pada pertigaan Fanindi.

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan aparat memasang blokade dan melarang massa melakukan longmarch. Akhirnya orasi dan berbagai tuntutan terhadap Pemerintah diserukan di jalan tersebut. 

Sementara itu, Anggota DPR Papua Barat Fraksi Otsus Modazir Bogra didampingi Kapolresta Manokwari Kombes Pol Rivadin Benny Simangunsong menemui massa dan mendengarkan tuntutan mereka. Modazir Bogra juga mengapresiasi karena massa tetap menjaga aksi dengan damai dan aman.

“Aspirasi terkait cacatan kritis terkait ekonomi akan menjadi vitamin bagi kami untuk mengontrol rumusan-rumusan pembangunan di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dengan wewenang yang kami punya”, ucapnya setelah menerima aspirasi dari massa pendemo.

Dirinya berjanji akan melanjutkan aspirasi yang sudah disampaikan langsung kepada pimpinan DPR Papua Barat.

“Terimakasih atas penyampaian aspirasi ini, apa yang sudah saya terima akan disampaikan ke pimpinan DPR untuk dikaji dan mengambil bagian menurut wewenang yang diatur dalam DPR”, kata Bogra.

Kabag Ops. Polresta Manokwari Kompol. Wisnu Prasetyo menyampaikan bahwa anggota yang diturunkan untuk mengamankan massa pendemo ada sebanyak 175 personil. Dikatakannya juga aksi ini sudah disampaikan sebelumnya oleh koordinator lapangan aksi.

“ Jumlah anggota dalam pengamanan hari ini ada sebanyak 175 personil di backup juga dari koramil. Untuk aksi sudah terlebih dahulu disampaikan kepihak kepolisian namun kita himbau tidak lakukan longmarch,” ucapnya.

” Memang tadi dari jam 8, massa sudah kumpul dan sempat jalan dari amban dan mau longmarch ke Kantor DPR Provinsi, tetapi kami cegah untuk antisipasi hal yang tidak diingikan,” sambungnya.

Selanjutnya Pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan DPR Papua Barat untuk datang dan menerima aspirasi dari massa pendemo. Hingga akhirnya demonstrasi selesai sekitar pukul 13.30 wit, dengan berjalan aman. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 531 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi

4 Juli 2026 - 16:05 WIT

Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka

4 Juli 2026 - 15:50 WIT

Diharapkan Durian Manokwari Beri Warna Tersendiri Bagi Peserta Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:22 WIT

Durian Mulai Banjiri Kota Manokwari Jelang Perhelatan Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:10 WIT

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Trending di MANOKWARI