Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

MANOKWARI · 1 Mei 2024 13:36 WIT

Aksi Demo Front Rakyat Papua Warnai Hari Integrasi Papua Ke NKRI Tanggal 1 Mei


 Aksi Demo Front Rakyat Papua Warnai Hari Integrasi Papua Ke NKRI Tanggal 1 Mei Perbesar

MANOKWARI – Puluhan massa yang mengatasnamakan diri sebagai Front Rakyat Papua (FRP) melakukan aksi longmarch dan demo damai memperingati 61 tahun hari Aneksasi/Integrasi Papua yang jatuh tanggal 1 Mei 1963 – 1 Mei 2024.

Massa pendemo tergabung dari KNPB, FNMPP, Sonamappa, FIM-Wp, GPRP dan unsur Mahasiswa. Aksi massa yang membawa atribut demonstrasi dengan seruan “Papua Darurat Militer, Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri” ini terpaksa dihentikan oleh aparat di Jalan Gunung Salju, tepatnya pada pertigaan Fanindi.

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan aparat memasang blokade dan melarang massa melakukan longmarch. Akhirnya orasi dan berbagai tuntutan terhadap Pemerintah diserukan di jalan tersebut. 

Sementara itu, Anggota DPR Papua Barat Fraksi Otsus Modazir Bogra didampingi Kapolresta Manokwari Kombes Pol Rivadin Benny Simangunsong menemui massa dan mendengarkan tuntutan mereka. Modazir Bogra juga mengapresiasi karena massa tetap menjaga aksi dengan damai dan aman.

“Aspirasi terkait cacatan kritis terkait ekonomi akan menjadi vitamin bagi kami untuk mengontrol rumusan-rumusan pembangunan di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dengan wewenang yang kami punya”, ucapnya setelah menerima aspirasi dari massa pendemo.

Dirinya berjanji akan melanjutkan aspirasi yang sudah disampaikan langsung kepada pimpinan DPR Papua Barat.

“Terimakasih atas penyampaian aspirasi ini, apa yang sudah saya terima akan disampaikan ke pimpinan DPR untuk dikaji dan mengambil bagian menurut wewenang yang diatur dalam DPR”, kata Bogra.

Kabag Ops. Polresta Manokwari Kompol. Wisnu Prasetyo menyampaikan bahwa anggota yang diturunkan untuk mengamankan massa pendemo ada sebanyak 175 personil. Dikatakannya juga aksi ini sudah disampaikan sebelumnya oleh koordinator lapangan aksi.

“ Jumlah anggota dalam pengamanan hari ini ada sebanyak 175 personil di backup juga dari koramil. Untuk aksi sudah terlebih dahulu disampaikan kepihak kepolisian namun kita himbau tidak lakukan longmarch,” ucapnya.

” Memang tadi dari jam 8, massa sudah kumpul dan sempat jalan dari amban dan mau longmarch ke Kantor DPR Provinsi, tetapi kami cegah untuk antisipasi hal yang tidak diingikan,” sambungnya.

Selanjutnya Pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan DPR Papua Barat untuk datang dan menerima aspirasi dari massa pendemo. Hingga akhirnya demonstrasi selesai sekitar pukul 13.30 wit, dengan berjalan aman. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 539 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HUT ke-48 FKPPI, Dr. Agustinus Warbal Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Nasionalisme

12 September 2026 - 16:08 WIT

Kodim 1801/Manokwari Bangun RTLH Tipe 45 untuk Pendeta Rumerius Muabuay Sambut HUT ke-81 TN

11 September 2026 - 06:38 WIT

Kapolresta Manokwari Tegaskan Penyampaian Pendapat Harus Sesuai Aturan, Warga Diminta Tak Terprovokasi

10 September 2026 - 20:51 WIT

Cegah Karhutla, Koramil 1801-02/Warmare Sosialisasikan Bahaya Pembakaran Lahan kepada Warga Bedip Matoa

27 Agustus 2026 - 17:35 WIT

Polresta Manokwari Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Integritas dan Pelayanan Humanis Personel

27 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Cegah Api Meluas, Babinsa Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Padamkan Kebakaran di Anggresi

26 Agustus 2026 - 14:04 WIT

Trending di MANOKWARI