MANOKWARI – Usai mengunjungi pulau Roon di Kabupaten Teluk Wondama, Kapal Pesiar MH MINERVA SWAN HELLENIC kembali mengunjungi Pulau Mansinam untuk kedua kalinya, Kamis (23/4/2026). Sebelumnya Kapal Wisata yang membawa 101 Wisatawan Mancanegara dari New Zealand, Italy, UK, USA, Germany, Sweden, Canada dan Rusia ini mengunjungi Pulau Mansinam pekan lalu.
Kedatangan para wisatawan di Pulau Mansinam disambut oleh Tari Api dari Suku Doreri dan Tari Tumbuk Tanah dari Suku Arfak. Turis-turis mancanegara itu terlihat sangat antusiasmenyaksikan secara langsung budaya masyarakat yang memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan, mereka juga mengunjungi situs Pekabaran Injil yaitu tugu pendaratan injil,Patung Kristus Raja, Museum Pulau Mansinam, wisatawan juga berenang dan Kayaking di Pantai Pulau Mansinam.

Ketua DPD Himpunan Pramuwisata (HPI) Provinsi Papua Barat Matias Rumbruren mengatakan bahwa HPI sebagai organisasi Profesi Mandiri non politik Kepemanduan Wisata(Tour Guide) mitra Pemerintah merupakan garda terdepan dan ujung tombak Pariwisata Indonesia terus mempromosikan Pariwisata daerah dan tetap berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah maupun pihak lainnya untuk memajukan Pariwisata di daerah ini.
Menurutnya dari kunjungan wisatawan mancanegara kali ini, masyarakat mendapat manfaat ekonomi secara langsung sebagai bukti bahwa Pariwisata memberi efek ganda atau Multiple effect yang berdampak bagi masyarakat dan meningkatkan PAD dari sektor pariwisata di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Matias menambahkan pengembangan Pariwisata Pulau Mansinam ke depan perlu di tata dengan baik oleh Dinas Pariwisata Kabupaten atau Provinsi sebagai Destinasi Wisata unggulan di Manokwari Provinsi Papua Barat, karena Pulau Mansinam memiliki potensi Wisata Religi dan Budaya yang harus di dorong dan promosikan bersama.
“ Kunjungan turis mancanegara ke Pulau Mansinam merupakan hal yang baik dan tentunya bisa meningkatkan ekonomi Masyarakat di Pulau Mansinam. Harapannya Mansinam sebagai destinasi wisata unggulan di Manokwari ini bisa di tata oleh dinas terkait sehingga semakin menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung,” ujar Matias.

Dirinya juga berpesan agar Masyarakat bisa menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah plastik ke laut yang dapat merusak keindahan alam destinasi wisata dan mengganggu pelestarian alam.
Setelah berkunjung ke Pulau Mansinam, Kapal Pesiar MH MINERVA SWAN HELLENIC diketahui akan melanjutkan kunjungannya ke Raja Ampat. [Rls]






















